World Ocean Day, PAAP Labulengke Kadatua Kumpulkan 256,5 Kg Sampah di Pantai Miskol
- 11 Jun 2026 20:03 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia atau World Ocean Day, Kelompok Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) Labulengke Kadatua bersama organisasi konservasi lingkungan global RARE Indonesia menggelar aksi bersih pantai di Pantai Miskol, Desa Kapoa, Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, Senin, 8 Juni 2026.
Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 256,5 Kg. Sampah yang berhasil dikumpulkan sebagian besar adalah sampah plastik. Dalam aksi bersih-bersih tersebut dirangkaikan dengan kegiatan kampanye peduli laut.
Ketua Kelompok PAAP Labulengke Kadatua, La Ode Ane, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kelompok PAAP Labulengke Kadatua terhadap ekosistem wilayah pesisir.
“Selain itu kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat untuk ikut memberikan kontribusi nyata terhadap kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan ekosistem di wilayah pesisir,” ujar La Ode Ane kepada RRI, Kamis,11 Juni 2026.
Kegiatan tersebut, tambah La Ode Ane, terlaksana dengan lancar berkat dukungan penuh dari RARE Indonesia, Dinas Perikanan Kabupaten Buton Selatan, pihak Kecamatan Kadatua, Pemerintah Desa Kapoa, Pengurus Kelompok PAAP Labulengke Kadatua, Kelompok Simpan Pinjam (KSP) dan siswa-siswa SD hingga SMP dan masyarakat Desa Kapoa. Kegiatan ini tercatat diikuti sekitar 78 peserta yang sangat semangat dan antusias.

Dalam pelaksanaannya, peserta aksi dibagi menjadi kelompok dewasa dan kelompok anak-anak. Untuk kelompok dewasa terdiri dari 3 orang sedangkan untuk anak-anak terdiri dari 4-5 orang. Bagi kelompok yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak akan mendapatkan hadiah berupa tumbler hingga baju dan kalender PAAP.
Untuk kelompok dewasa, terbanyak berhasil mengumpulkan sampah 40,7 kg. Sedangkan untuk Kelompok anak-anak terbanyak berhasil mengumpulkan sampah 23 kg. Seluruh peserta sangat antusias mengumpulkan sampah, terutama anak-anak.

Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah desa, Hidayanti Agus, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya terhadap kelompok PAAP yang telah menginisiasi kegiatan tersebut dan menjadikan desa Kapoa sebagai lokasi kegiatan bersih-bersih pantai.
“Sampah plastik menjadi yang paling banyak ditemukan di sekitaran pantai di Desa Kapoa. Sumber sampah tersebut dari aktivitas rumah tangga hingga sampah kiriman ketika musim barat. Sampai saat ini belum adanya sarana dan prasarana pengolahan sampah di Desa Kapoa,” kata Hidayanti Agus.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan semakin meningkat. Selain itu, ekosistem laut dapat terjaga dari pencemaran sampah sehingga tetap sehat dan lestari serta mampu melindungi biota laut dari ancaman kerusakan dan kematian akibat sampah.
Kegiatan ini ditutup dengan pemberian hadiah bagi pemenang pengumpul sampah terbanyak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....