Kakanwil Kemenag Sultra Tekankan Guru PAI Jadi Arsitek Peradaban

  • 21 Mei 2026 10:07 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Utara - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Mansur, menegaskan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) harus menjadi arsitek peradaban dan tidak sekadar berperan sebagai pengajar di ruang kelas.

Hal itu disampaikan Mansur saat memberikan Penguatan Kompetensi Kurikulum Berbasis Cinta bagi Guru Pendidikan Agama Islam tingkat Kabupaten Buton Utara di Aula Kantor Kementerian Agama Buton Utara, Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Buton Utara, La Diri, beserta jajaran, Ketua dan pengurus Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia Buton Utara, serta para guru PAI se-Kabupaten Buton Utara.

Dalam pemaparannya, Mansur menjelaskan Kurikulum Berbasis Cinta menjadi fondasi penting dalam transformasi pendidikan keagamaan. Menurutnya, pendidikan agama harus menghadirkan nilai kasih sayang, moderasi beragama, dan semangat memanusiakan manusia dalam proses pembelajaran.

“Guru PAI diharapkan mampu menjadi teladan yang menanamkan nilai toleransi, tanggung jawab, dan akhlak mulia kepada peserta didik,” ujarnya.

Mansur menambahkan, pendidikan agama harus mampu melahirkan generasi yang berakhlak, moderat, dan memiliki kepedulian sosial di tengah perkembangan zaman.

Melalui kegiatan tersebut, Kakanwil berharap para guru PAI dapat menjadi wajah agama di hadapan peserta didik sekaligus menghadirkan pembelajaran yang adaptif, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai cinta dalam dunia pendidikan di Kabupaten Buton Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....