Kakanwil Kemenag Sultra: Santri Harus Jaga Moral Masyarakat

  • 21 Mei 2026 10:09 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Kendari - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Mansur, menegaskan para santri diharapkan tidak hanya menjadi hafiz Al-Qur’an, tetapi juga menjadi penjaga moral masyarakat serta pelopor nilai-nilai kejujuran dan moderasi beragama.

Hal tersebut disampaikan Mansur saat menghadiri Tasyakuran Milad ke-18 Pondok Pesantren Minhajut Thullab dan Wisuda Santri Al-Qur’an Bin Nadlor ke-18 serta Bil Ghoib ke-2 di halaman Ponpes Minhajut Thullab Andoolo Utama, Kabupaten Konawe Selatan, Kamis, 14 Mei 2026.

Lebih lanjut Mansur menyebutkan, wisuda bukanlah akhir perjalanan santri dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Para santri di masa mendatang diharapkan mampu menjadi penjaga persatuan umat di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Mansur juga berharap pondok pesantren terus berkembang menjadi pusat peradaban Islam dan arsitektur kemajuan keislaman, khususnya di Sulawesi Tenggara maupun Indonesia secara umum.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sultra, Hugua, Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, Kapolres Konawe Selatan, Satgaswil Densus 88 AT Polri Perwakilan Sultra, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Konawe Selatan, serta pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Minhajut Thullab.

Hadir pula Pengasuh Ponpes Minhajut Thullab Konawe Selatan, KH. Mohamad Wildan Habibi, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi PB Ikatan Alumni PMII, Andi Jamaro Dulung, para ustadz, pengurus pondok, serta wali santri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....