Pemkab Buton Tengah Percepat Pengembangan Ekonomi Wisata Daerah

  • 03 Mei 2026 19:54 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Tengah - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah terus bergerak cepat memaksimalkan potensi daerah melalui pengembangan sektor pariwisata. Hal tersebut ditegaskan Bupati Buton Tengah, Azhari saat memimpin Rapat Koordinasi Perencanaan Pengembangan Ekonomi Pariwisata yang berlangsung di Kantor Bupati, Sabtu 2 Mei 2026.

Kegiatan ini digelar usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Muh. Adam Basan, Wakil Ketua I DPRD Buton Tengah, Mazaluddin, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Buton Tengah.

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kerja cepat dan terukur untuk mengubah potensi alam dan budaya menjadi nilai ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada proyek, melainkan harus berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

“Saya minta seluruh kepala OPD agar potensi daerah benar-benar digarap secara maksimal. Jangan hanya berpikir soal proyek, tapi bagaimana menghadirkan manfaat nyata. Kita harus bergerak cepat,”tegas Bupati.

Azhari memerintahkan agar seluruh potensi wisata mulai dari rumah adat, keindahan pantai, eksotisme gua, hingga kekayaan kuliner lokal segera dipetakan dan dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan. Pengembangan tersebut harus dilakukan secara bertahap, terarah, dan berbasis pada potensi riil daerah.

“Banyak potensi yang bisa kita garap. Semua harus dipetakan dan dikembangkan satu per satu agar target tercapai. Saya akan terus memantau perkembangan ini,”ujarnya.

Lebih jauh, Bupati juga menuntut adanya inovasi dan ide-ide segar dari seluruh aparatur. Ia memberikan ruang bagi ASN yang memiliki gagasan kuat untuk berkontribusi, namun menegaskan akan melakukan evaluasi kinerja jika target yang ditetapkan tidak terpenuhi.

“Tidak bisa lagi kita diam. Saya menunggu ide-ide brilian. Jika perlu perbaikan, kita perbaiki bersama. Namun jika tidak memenuhi target, tentu akan ada evaluasi. Kita cari orang-orang yang mampu membawa Buton Tengah maju,”tambahnya.

Sementara itu, narasumber dari Kementerian Pariwisata RI, Dwi Marhen Yono dalam materinya memaparkan strategi pengembangan wisata berbasis praktik terbaik, termasuk pengalaman sukses di Kabupaten Banyuwangi. Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata memerlukan perencanaan matang, kolaborasi lintas sektor, penguatan aksesibilitas, serta kreativitas dalam mengemas produk wisata.

Melalui rakor ini, Pemkab Buton Tengah berharap dapat melahirkan langkah-langkah konkret guna menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak utama roda ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....