Petugas Lapas Baubau dan Napi Cek Kesehatan Gratis

  • 01 Mei 2026 11:06 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Baubau bersama Dinas Kesehatan setempat menggelar Cek Kesehatan Gratis dan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) selama dua hari pada Rabu dan Kamis, 29–30 April 2026. Kegiatan ini sebagai wujud komitmen terhadap pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh warga binaan.

Sebanyak 445 peserta yang terdiri dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan seluruh pegawai lapas menyabut antusias kegiatan ini. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tim medis dari tujuh UPTD Puskesmas, yakni Puskesmas Bataraguru, Wolio, Bukit Wolio Indah, Wajo, Kodolomoko, Katobengke, dan Waborobo.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Frederik Tangke Allo mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk bagi warga binaan.

“Ini bukan sekadar pemeriksaan biasa, tetapi upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit, baik menular maupun tidak menular,” ujarnya.

Layanan yang diberikan mencakup skrining fisik seperti pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan tekanan darah, pemeriksaan laboratorium meliputi gula darah, Hepatitis C, sifilis (IMS), serta HIV. Selain itu, dilakukan pula deteksi dini Tuberkulosis (TBC) serta inspeksi kesehatan lingkungan pada fasilitas dapur lapas.

Tak hanya pemeriksaan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi pola hidup sehat guna mencegah penyebaran penyakit di lingkungan hunian padat seperti lapas.

Sebagai bentuk penguatan layanan kesehatan berkelanjutan, pada hari pertama kegiatan turut dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Lapas Kelas IIA Baubau, Abdul Waris, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau.

“Kerja sama ini adalah wujud komitmen bersama untuk memastikan hak kesehatan seluruh masyarakat, termasuk warga binaan, terpenuhi secara optimal,” tambah dr. Frederik.

Dinas Kesehatan Kota Baubau juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan demi menciptakan lingkungan lapas yang sehat dan mendukung proses pembinaan.

Sementara itu, Kepala Lapas Baubau, Abdul Waris, menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menjaga kesehatan dan keamanan di dalam lapas.

“Dengan deteksi dini, risiko penyebaran penyakit di dalam blok hunian dapat ditekan secara signifikan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Baubau menunjukkan bahwa pemenuhan hak kesehatan tetap menjadi prioritas, sekaligus memperkuat upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan manusiawi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....