Buton Tengah Kini Miliki Gudang Transit Bulog
- 18 Apr 2026 15:42 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah bersama Perum Bulog Sulawesi Tenggara resmi mengoperasikan gudang transit di Lakudo. Langkah ini ditandai dengan sosialisasi dan penandatanganan kerja sama bersama para mitra, Rabu, 15 April 2026.
Kegiatan berlangsung di Gudang Filial Buton Tengah, halaman Kantor Camat Lakudo. Hadir langsung Bupati Buton Tengah Azhari, perwakilan Bulog Nurhayati, unsur DPRD, Plh Sekda, kepala OPD, camat, hingga calon mitra.
Perwakilan Bulog Sulawesi Tenggara, Nurhayati, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan gudang transit. Fasilitas ini dinilai menjadi solusi cepat sebelum gudang permanen dibangun.
Ia menegaskan, gudang sementara berperan penting menjaga stok dan kelancaran distribusi bahan pokok. Terutama beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah Buton Tengah.
“Ini solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau,”ujarnya.
Nurhayati menambahkan, mitra yang dilibatkan berasal dari kios pangan binaan Dinas Pangan. Mereka telah melalui verifikasi bersama, termasuk oleh Satgas Pangan, mengingat adanya subsidi Rp1.600 per kilogram dari pemerintah pusat.
Sementara itu, Bupati Azhari menegaskan kerja sama ini sebagai langkah konkret mengendalikan harga pangan. Ia menyebut, inisiatif gudang transit berawal dari komunikasi intensif dengan Bulog pasca Lebaran.
“Hari ini kita wujudkan. Ini solusi awal sebelum gudang permanen dibangun,”katanya.
Melalui kerja sama ini, harga beras SPHP ditekan di kisaran Rp60.000–Rp61.000 per karung. Angka tersebut lebih rendah dari HET Rp62.500. Untuk wilayah terluar seperti Kecamatan Talaga, harga maksimal Rp62.000.
Selain beras kata Bupati, intervensi juga menyasar minyak goreng. Harga di pasar ditetapkan berkisar Rp18.000–Rp19.000 per liter.
Pemkab akan menerbitkan SK bagi kios mitra resmi. Sanksi tegas disiapkan bagi pelaku usaha yang menjual di atas harga ketentuan.
“Kalau melanggar, kerja sama langsung diputus. Tidak boleh ada permainan harga,”tegas Azhari.
Pemkab juga menyiapkan subsidi tambahan melalui APBD Perubahan. Langkah ini berpotensi menurunkan harga beras di bawah Rp60.000 per karung.
Di sisi lain kata Azhari, pembangunan gudang permanen Bulog ditargetkan segera berjalan. Proses tender perencanaan dimulai Mei 2026, dengan konstruksi fisik pada September 2026.
Bupati Azhari berharap, dengan beroperasinya gudang transit, stabilitas harga dan ketersediaan pangan diharapkan terjaga. Dampaknya, daya beli dan kesejahteraan masyarakat Buton Tengah dapat meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....