Bupati Butur Dukung Swasembada Pangan Lewat Cetak Sawah

  • 11 Feb 2026 21:09 WIB
  •  Baubau

KBRN, Buranga : Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) mendorong ketahanan pangan melalui Program Cetak Sawah Rakyat. Langkah ini ditandai dengan sosialisasi program serta penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada petani di Kecamatan Bonegunu.

Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, mengungkapkan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendongkrak ekonomi daerah. Melalui program cetak sawah, pemerintah berupaya mengoptimalisasi lahan-lahan tidur menjadi kawasan produktif.

"Kita mengubah lahan terlantar menjadi lahan sawah yang subur. Ini bukan hanya soal meningkatkan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar Afirudin Mathara saat membuka kegiatan di Balai Desa Eensumala, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan berupa tiga unit hand tractor dan 40 kilogram pestisida racun tikus. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Taufik, kepada Bupati Butur untuk diteruskan kepada kelompok tani.

Bupati berharap bantuan teknologi pertanian ini dapat meningkatkan efisiensi kerja petani di lapangan. Dengan mekanisasi yang tepat, proses produksi diharapkan lebih cepat dan hasil panen lebih maksimal.

"Penggunaan alsintan dan pestisida harus tepat sasaran sesuai petunjuk teknis. Kita ingin hasil panen melimpah, namun tetap memperhatikan aspek lingkungan agar pertanian kita berkelanjutan," tegasnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra, Muhammad Taufik Secara Simbolis Menyerahkan Alsintan dan Racun Tikus kepada Bupati Butur untuk diteruskan kepada kelompok tani di Balai Desa Eensumala, Selasa, 10 Februari 2026. (Foto: Diskominfo Buton Utara)

Program cetak sawah rakyat ini diharapkan menjadi pilar utama dalam mewujudkan swasembada pangan di Buton Utara. Selain meningkatkan pendapatan keluarga petani, program ini diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru di sektor agraris.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen, mulai dari penyuluh, kepala desa, hingga instansi terkait, untuk bersinergi mengawal program ini.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran DPRD Kabupaten Buton Utara, Kepala Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Sultra, serta pimpinan OPD lingkup Pemkab Butur. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mempercepat transformasi Buton Utara menuju daerah yang maju melalui penguatan sektor pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....