Peran Ormas dan Paguyuban dalam Memperkuat Harmoni Batam

  • 27 Feb 2026 20:39 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Batam mengelola lebih dari 472 organisasi masyarakat yang teregistrasi, dan Riama Manurung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Batam, menekankan pentingnya koordinasi dalam menjaga harmoni.

“Kalau organisasi masyarakat yang ada di Kesbangpol kurang lebih empat ratus tujuh puluh dua ormas Pak. Jadi Bapak dan Ibu di Kota Batam yang sudah teregistrasi melaporkan keberadaan organisasi masyarakatnya sesuai dengan Permendagri Nomor lima tujuh dua ribu tujuh belas, itu sudah ada kurang lebih empat ratus tujuh puluh dua ormas,” jelasnya.

Koordinasi dilakukan melalui pendekatan persuasif, sehingga potensi konflik dapat diminimalisir.

“Duduk-duduknya itu yang harus didudukkan oleh Pak Dirjen Polpum dengan Dirjen Keuda agar ini jelas...,” ujar Riama Manurung, menekankan kerja sama antarinstansi.

Riama memberi contoh penanganan unjuk rasa di Kota Batam pada 2025.

“Dua ribu dua puluh lima Bapak dan Ibu, bahwa di Kota Batam ada kurang lebih lima puluh satu surat pemberitahuan unjuk rasa. Lima puluh satu. Tetapi alhamdulillah dari awal sampai akhir tahun, unjuk rasa yang terlaksana itu hanya enam belas,” kata Riama

Ia menambahkan peran intelijen dan forum kerukunan dalam memantau kondisi sosial masyarakat.

“Forum Kerukunan Umat Beragama ini kita fungsikan, kemudian Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat sebagai mata dan telinga Kesbangpol. Di setiap kecamatan kita punya lima orang Pak, satu kecamatan lima,” ujar Riama.

Rekomendasi Berita