Tradisi Uang Baru saat Lebaran

  • 05 Mar 2026 10:56 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Tradisi memberikan uang baru pada perayaan Idul Fitri kembali menjadi hal yang umum terlihat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Menjelang Lebaran, antrean di bank serta layanan kas keliling dipenuhi oleh para warga yang ingin menyiapkan uang baru dalam bentuk pecahan yang terbaik untuk dibagikan kepada sanak saudara dan teman.

Berikut adalah filosofi dari uang baru di saat Lebaran:

1. Simbol Kesucian dan Permulaan Baru

Uang baru yang bersih dan rata melambangkan hati yang kembali suci setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Layaknya lembaran baru, umat Islam diharapkan bisa memulai hidup dengan niat dan semangat yang lebih baik.

2. Bentuk Berbagi Kebahagiaan

Pemberian uang baru sering kali diasosiasikan dengan Tunjangan Hari Raya (THR). Walaupun jumlahnya dapat bervariasi, makna utama dari pemberian ini ialah berbagi kebahagiaan dan mengekspresikan perhatian terhadap keluarga, terkhusus kepada anak-anak.

3. Memperkuat Tali Persaudaraan

Momen penyerahan uang biasanya dilakukan setelah berjabat tangan dan saling memaafkan. Tradisi tersebut berfungsi untuk mempererat ikatan kekeluargaan dan menciptakan suasana hangat di Hari Raya.

4. Doa dan Harapan Keberkahan Rezeki

Uang baru juga dianggap sebagai simbol harapan agar rezeki yang diterima dan dibagikan mendatangkan keberkahan. Diharapkan, kehidupan setelah Ramadan akan dipenuhi dengan kelimpahan dan kebaikan.

Dengan demikian, uang baru pada saat Lebaran tidak hanya sebatas tradisi tahunan, melainkan juga menjadi simbol ketulusan, kebersamaan, dan semangat untuk berbagi yang merupakan inti dari perayaan Idul Fitri.

Rekomendasi Berita