DIGDAYA x Hackathon 2026, Perkuat Inovasi Digital OJK dan BI
- 24 Feb 2026 22:11 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI) menginisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) dengan diselenggarakannya Digital Talenta Berdaya dan Berkarya (DIGDAYA) x Hackathon 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat inovasi dan pengembangan talenta digital di sektor jasa keuangan nasional, terutama generasi muda.
Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, digitalisasi telah membawa dampak besar dalam mendorong inovasi usaha serta memperluas akses layanan keuangan yang lebih inklusif. Meski demikian, penguatan aspek tata kelola, pengelolaan risiko, dan perlindungan konsumen.
“Kita ini bersinergi untuk membangun generasi muda yang bisa menjadi penerus-menerus untuk mereka yang kemudian ke depan ini mempunyai inovasi-inovasi digital," ujar Friderica secara daring, Senin, 23 Februari 2026.
Terlebih lagi, lanjut Friderica, diperlukan langkah antisipatif terhadap berbagai potensi risiko yang timbul akibat proses digitalisasi tersebut. Saat ini, kebijakan digital juga telah diperkuat melalui pembentukan Indonesia Anti-Scam Center, yang lahir dari sebuah gagasan dan visi besar untuk memberikan perlindungan yang lebih optimal.
PIDI turut menjadi wujud respons regulator dalam memastikan setiap inovasi di sektor jasa keuangan tetap berlandaskan tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang solid, serta perlindungan konsumen yang maksimal. Dengan demikian, inovasi yang berkembang tidak sekadar kreatif, tetapi juga memiliki relevansi dan dijalankan secara bertanggung jawab.
Kegiatan DIGDAYA x Hackathon 2026. DIGDAYA menjadi tahap penguatan melalui program mentoring, pembekalan, dan jejaring dengan industri keuangan. 1.300 peserta dari seluruh Indonesia akan melalui proses kaderisasi, pembinaan, dan pelatihan agar mampu melahirkan solusi berbasis teknologi yang aplikatif