Hanya Tiga Desa Wisata di Kabupaten Pandeglang yang Dinilai Maju

  • 12 Des 2023 14:11 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Kabupaten Pandeglang kini memiliki 17 Desa Wisata yang tersebar di 11 kecamatan. Belasan Desa Wisata itu mempunyai keunikan masing-masing, sesuai dengan potensi yang ada di desa tersebut. Namun sejauh ini, hanya Desa Tanjung Jaya di Kecamatan Panimbang, Desa Sukarame di Kecamatan Carita, dan Desa Bandung di Kecamatan Banjar yang dinilai sudah maju.

“Tadinya target kami itu tahun 2024 tuh minimal 50 persen ya yang maju, tapi ini baru juga tiga. Kenapa? Karena sebenarnya kita hanya membina ketenagaannya saja, hanya Pokdarwis. Tapi itu sebenarnya motivasinya dari desa itu sendiri,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang, Neneng Nuraeni, Selasa (12/12/2023).

Baca juga:

Mina Agro Wisata Bukit Sinyonya Tawarkan Pengalaman Berwisata Berkesan

Neneng menjelaskan, tiga desa itu dianggap maju karena mampu mengelola potensi dengan baik sehingga bisa menghidupi masyarakat desa. Sementara sisanya, masih rintisan dan berkembang. Namun Disparbud mendorong agar Desa Wisata lainnya bisa naik level.

“Jadi pembinaan kita pembinaan, kemarin kita sudah melakukan assesment terhadap 17 Desa Wisata. Jadi kita lebih lebih gini, assesment ini tujuannya untuk memberikan masukan kepada Desa Wisata, sebenarnya apa sih yang masih kurang atau apa sih yang belum tergali di Desa Wisata mereka,” ujar dia.

Baca juga:

Wisatawan Minati Wisata Edukasi Konservasi Alam Bawah Laut Desa Sukarame

Adapun penetapan Desa Wisata merupakan usulan dari desa masing-masing. Salah satu kriteria menjadi Desa Wisata, adanya aktivitas wisata yang sudah berjalan di desa bersangkutan. Namun dia menegaskan, Desa Wisata tidak hanya mengenai objek wisata alam, namun bisa berupa budaya maupun sektor ekonomi kreatif lainnya.

“Dari kacamata pariwisata, ada Desa Wisata digital, Desa Wisata ekonomi kreatifnya, ada Desa Wisata potensi wisatanya. Potensi wisata terbagi lagi, ada wisata gunung, wisata Pantai, ada agromina wisata. Itu tergantung potensi apa yang akan dia tunjukkan,” kata Neneng.

Baca juga:

Cuaca Buruk Diharap Tidak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Pandeglang

Dirinya menambahkan, memajukan Desa Wisata bukan hanya tugas Disparbud semata, melainkan bersifat pentahelix. Pembangunan sumber daya manusia, sumber daya alam, infrastruktur, sosial dan budaya perlu dibangun antara pihak-pihak yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata.

“Yang namanya wisata itu pentahelix, semua harus berkontribusi terhadap pemajuan perkembangan wisata. Contoh wisata potensinya bagus, tapi akses jalannya kurang bagus, bagiannya siapa?” ucap dia.

Rekomendasi Berita