Cuaca Buruk Diharap Tidak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Pandeglang

  • 08 Des 2023 15:09 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang berharap libur panjang Natal dan Tahun Baru kali ini tetap dipadati oleh wisatawan. Meski cuaca buruk kerap menghantui diakhir tahun, namun diharapkan hal itu tidak memengaruhi kunjungan wisatawan.

Kepala Disparbud Kabupaten Pandeglang, Neneng Nuraeni menjelaskan, pihaknya sudah meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak dalam menyambut libur Nataru kali ini. Termasuk menjalin komunikasi dengan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) sebagai entitas yang selalu bersiaga mengamankan keselamatan wisatawan.

Baca juga:

Penetapan Geopark Nasional Diharap Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Soal cuaca betul, ya. Kan di luar prediksi manusia, ya. Tapi kami sudah imbau khususnya kepada kelompok Balawista untuk siap siaga. Kami juga ada grup WA siaga wisata. Nah di situ nanti kami akan meredam atau misalkan memberitahukan cuaca yang sebenarnya,” katanya, Jumat (8/12/2023).

Neneng mengungkapkan, Disparbud bersama pihak terkait lainnya, akan melakukan monitoring ke-10 destinasi favorit, terutama Kawasan pantai. Adapun dia memprediksi, sekitar 500 ribu wisatawan akan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Pandeglang akhir tahun nanti.

Baca juga:

Setengah Juta Wisatawan Diprediksi ke Pandeglang saat Libur Akhir Tahun

Kita biasanya monitoring ke-10 titik destinasi favorit khususnya yang pantai. Nah itu yang dilakukan oleh tim kami. Tapi sebelumnya nanti rapat dulu dengan Dishub, Pol PP, dengan Polres juga,” ucap dia.

Sementara Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang, Widiasmanto mengamini jika isu cuaca dan bencana masih menjadi kekhawatiran bagi wisatawan yang akan berkunjung ke objek wisata di Kabupaten Pandeglang. Apalagi kini Gunung Anak Krakatau (GAK) Tengah aktif kembali.

Baca juga:

Wisatawan Minati Wisata Edukasi Konservasi Alam Bawah Laut Desa Sukarame

Kami terus jelaskan bahwa itu hal yang alami dan biasa sebagai gunung aktif. Namun di satu sisi kami juga siapkan mitigasi bencana, siapkan jalur evakuasi dan koordinasi dengan instansi terkait agar wisatawan merasa nyaman dan aman,” ujarnya.

Akan tetapi Widiasmanto meyakini, kunjungan wisatawan tahun ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2022. Soalnya dia menyebut, saat ini sekitar 50 persen kamar hotel sudah dipesan wisatawan. Bahkan, mendekati pergantian tahun, diperkirakan semua kamar hotel bisa terisi penuh.

“Untuk tingkat hunian di periode liburan panjang akhir tahun ini kami tetap optimis bisa mencapai okupansi di angka 100 persen. Ini artinya lebih bagus dibanding periode tahun lalu yang rata-rata di 80 persen,” kata Widi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....