Mina Agro Wisata Bukit Sinyonya Tawarkan Pengalaman Berwisata Berkesan

  • 05 Des 2023 15:14 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Mina Agro Wisata Bukit Sinyonya di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten resmi beroperasi. Setelah melewati masa penataan dan pembangunan selama sembilan bulan, objek wisata yang berdiri di atas lahan seluas 2,5 hektare itu, siap menghadirkan pengalaman menarik bagi pengunjungnya.

Nama Mina Agro Wisata Bukit Sinyonya terinspirasi dari Ikan Mas Sinyonya merupakan satwa endemik dari Kecamatan Banjar yang diyakini merupakan peninggalan purba. Ikan Mas ini mempunyai fisik berbeda dari ikan mas pada umumnya.

Baca juga:

Wisata Alam Cipamor, Wahana Air Baru di Pandeglang

Kepala Desa Bandung Wahyu Kusnadiharja menyebut, ada 12 paket wisata yang disiapkan, diantaranya glamping, camping ground, pemancingan, wisata gogo atau menangkap ikan dengan tangan, termasuk tracking sepeda sejauh 5,7 kilometer dan 12 kilometer.

Kuliner di tempat ini juga menarik, karena bahan bakunya memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa tersebut. Tak lupa, kolam khusus Sinyonya juga disediakan supaya pengunjung bisa melihat bahkan belajar membudidaya ikan tersebut secara langsung.

“Ada wisata khusus, wisata minat khusus, wisata edukasi, budaya, kuliner, yang semuanya terangkum dalam Bukit Sinyonya,” katanya, Selasa (5/12/2023).

Baca juga:

Desa Bandung Jadi Percontohan Program Desa Anti Korupsi KPK RI

Mina Agro Wisata Bukit Sinyonya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bandung. Adapun lahan yang dipakai merupakan milik beberapa warga.

“Jadi Mina Agro Wisata ini merupakan kolaborasi dari semua pihak yang ada di Desa Bandung. Lahan ini ada empat pemilik, sementara penataannya kami dapat dari investor. Nanti sistemnya akan dibagi hasil,” ujar dia.

Di objek wisata ini, juga diintegrasikan dengan berbagai produk milik masyarakat Desa Bandung. Masyarakat yang sudah mempunyai produk baik makanan ringan maupun kerajinan, akan disajikan di Mina Agro Wisata Bukit Sinyonya. Seperti berbagai anyaman dari daun pandan yang sudah lebih dikenal lebih dulu sebagai kerajinan khas Kecamatan Banjar.

Baca juga:

Penetapan Geopark Nasional Diharap Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

“Kalau tarif masuk per orang hanya Rp20 ribu. Tapi itu juga sudah dapat segelas Kopi Puhu, jenis kopi hasil budidaya masyarakat Kecamatan Banjar,” ucap Wahyu.

Namun Wahyu mengaku pihaknya belum menentukan harga paket wisata. Soalnya pihaknya baru saja membuka untuk umum. Dia menegaskan dalam waktu dekat paket wisata itu akan diinformasikan.

“Tapi tanggal 9 Desember nanti akan ada rombongan wisatawan dari Bogor yang akan menjajal wisata di Bukit Sinyonya,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....