Penetapan Geopark Nasional Diharap Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

  • 29 Nov 2023 14:06 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Geopark Ujung Kulon yang berada di Kabupaten Pandeglang, resmi ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Menteri ESDM RI per 10 November 2023 lalu. Penetapan itu tertuang dalam SK Menteri ESDM Nomor 393.K/GL.01/MEM.G/2023.

Penetapan Geopark Ujung Kulon menjadi Geopark Nasional, membawa harapan akan kunjungan wisatawan ke Pandeglang meningkat.

Baca juga:

Lindungi Badak Jawa, Jalur Trekking Wilayah Semenanjung Ujung Kulon Ditutup

“Kita berharap dengan penetapan Geopark Ujung Kulon menjadi Geopark Nasional ini akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan nasional maupun mancanegara ke Kabupaten Pandeglang,” kata Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Rabu (29/11/2023).

Irna bersyukur upaya sekian tahun memperjuangkan Geopark Ujung Kulon membuahkan hasil. Apalagi dia menegaskan, banyak warisan yang harus dipelihara di Kawasan Geopark Ujung Kulon.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada Bappenas, Dewan Pakar Geopark, Tim TVGN (Tim Verifikasi Geopark Nasional), KNGI (Komite Nasional Geopark Indonesia), Tim Kemenkomarves atas penetapan Geopark Ujung Kulon menjadi Geopark Nasional,” ucap dia.

Irna membeberkan, ada 14 Situs Warisan Geologi (Geosite) di kawasan Geopark Ujung Kulon, diantaranya Tanjung Layar, Karang Copong, dan Tanjung Alang-alang di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Curug Dengdeng dan Curug Bedog di Cimanggu, dan Goa Lalai di Cigeulis. Lalu terdapat pula 6 Situs Keanekaragaman Hayati (Biosites), dan 2 Situs Keragaman Budaya (Cultural Sites).

Baca juga:

Geopark Bayah Dome Upaya Memuliakan Warisan Bumi

Dengan luas kawasan 1.245,66 km persegi, GeoparkUjung Kulon meliputi delapan kecamatan, yakni Kecamatan Carita, Labuan, Pagelaran, Panimbang, Sukaresmi, Cigeulis, Cimanggu, dan Sumur.

“Geopark ini mengambil tema besar jejak Tsunami Krakatau dan mencakup delapan kecamatan di Kabupaten Pandeglang, serta beberapa pulau kecil disekitarnya yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK),” ujar Irna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....