Pandeglang Perketat Standar Pelayanan Wisata Pasca-Libur Nataru
- 07 Jan 2026 06:14 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang melakukan evaluasi manajemen pengelolaan objek wisata pasca-libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini diambil guna membenahi standar pelayanan publik di sektor pariwisata, terutama menyangkut keterbukaan informasi bagi pengunjung.
Kepala Disparbud Pandeglang, Rahmat Zultika menegaskan, pengelola destinasi wajib memberikan kepastian informasi mengenai seluruh komponen biaya sejak wisatawan memasuki area wisata. Dari hasil monitoring di lapangan, ada kelemahan dalam aspek transparansi biaya yang memicu ketidakpuasan sejumlah wisatawan.
Baca juga: Okupansi Stabil, PHRI Pandeglang Evaluasi Aktivitas Wisata Selama Nataru
"Transparansinya kurang ya, mereka ini. Untuk dalam hal biaya makan dan minum lainnya, sebetulnya harus menginformasikan," ucapnya, Selasa (6/1/2026).
Ia menginstruksikan para pengelola, untuk segera membenahi sistem pengumuman tarif, baik untuk harga menu makanan maupun jasa pemanfaatan fasilitas seperti tempat duduk. Menurutnya, ketidakjelasan informasi biaya di awal merupakan celah manajemen yang harus diperbaiki agar tidak menimbulkan kerancuan bagi para pelancong yang berkunjung ke Pandeglang.
Meskipun fokus pada peningkatan kualitas manajemen, Disparbud tidak menampik adanya potensi dampak negatif terhadap citra daerah akibat minimnya keterbukaan informasi harga tersebut. Oleh karenanya, Disparbud akan mendalami persoalan yang dihadapi pengelola sehingga informasi tarif tidak tersampaikan dengan baik kepada pengunjung.
Baca juga: Wisatawan ke CAS Cikole Selama Libur Nataru Menurun
"Seharusnya informasikan lebih awal saat membuka akun (layanan) itu. Ini menjadi evaluasi bagi para pelaku wisata ya," ucapnya.
Zultika menegaskan, Pemkab Pandeglang berkomitmen menjadikan hasil evaluasi momen Nataru ini sebagai standar baru dalam pengawasan destinasi ke depan. Ia berharap, transparansi yang lebih baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk kembali berkunjung ke destinasi wisata di Kabupaten Pandeglang tanpa rasa khawatir akan ketidakpastian biaya. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....