Sempat Vakum, Wisata Lembur Kula Kembali Dilirik Pengunjung

  • 27 Jun 2025 16:55 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Setelah sempat vakum dan berpindah lokasi, destinasi wisata Lembur Kula yang berada di kawasan Gunung Karang Desa Pasirpeteuy, Kabupaten Pandeglang, saat ini sudah kembali beroperasi. Dalam enam bulan terakhir, jumlah pengunjung mengalami peningkatan, dengan rata-rata mencapai 200 orang per bulan, atau sekitar 1.200 orang hingga akhir Juni 2025.

“Awalnya banyak yang menyangka Lembur Kula tutup total, padahal kami hanya pindah lokasi. Alhamdulillah, sekarang kunjungan sudah mulai meningkat dan pengunjung lama mulai berdatangan kembali,” ucap pemilik wisata Lembur Kula, Ade Kardiana, Jumat (27/6/2025).

Baca juga: Workshop Barista Kopi di Kaki Gunung Karang Diikuti Puluhan Anak Muda

Menurut Ade, wisata Lembur Kula hadir dengan konsep wisata edukasi dan alam, menawarkan berbagai fasilitas seperti area camping ground, sewa hanbok ala Korea, kopi bar, area bermain anak, hingga perpustakaan tematik yang menyediakan koleksi buku pertanian.

Ade menyebut, sebagian besar pengunjung berasal dari wilayah Banten seperti Tangerang, dan Cilegon, dengan pengunjung dari Cilegon mendominasi aktivitas berkemah di area wisata tersebut.

"Sekarang tuh masih sekitar Banten ya, Tangerang, Cilegon, yang sering itu justru dari Cilegon. Kalau (wisatawan) Cilegon itu kebanyakannya di sini juga sampai menginap, jadi kebanyakannya dari Cilegon itu menginap di sini, camping," ujarnya.

Baca juga: Pengelola Objek Wisata Diingatkan Tak Terapkan Tarif Getok

Meski potensinya menjanjikan, menurut Ade Lembur Kula masih menghadapi tantangan utama yaitu kondisi jalan menuju lokasi yang belum optimal serta minimnya lahan parkir. Ade berharap dukungan dari pemerintah daerah, bisa menyentuh jalur-jalur penting menuju kawasan Gunung Karang.

“Kawasan Gunung Karang ini potensinya luar biasa, tidak hanya wisata alam dan religi, tapi juga pusat pertanian. Banyak pertanian aktif dan kegiatan ekonomi malam hari seperti pengiriman sayuran. Jika akses jalan diperbaiki, ini akan berdampak besar pada semua sektor,” kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....