Tarif Angkutan Rp1 Dongkrak Wisata Baduy

  • 01 Mei 2026 04:59 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Program tarif angkutan Rp1 yang diinisiasi DAMRI bersama Bank Indonesia dan didukung Pemerintah Provinsi Banten bertujuan untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke kawasan adat Baduy, di Kabupaten Lebak. Program ini menjadi strategi untuk mendorong kebangkitan sektor pariwisata lokal.

General Manager DAMRI Cabang Serang, Maman Suparman, menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi keinginan untuk meningkatkan kunjungan wisata, khususnya ke Baduy.

“Program ini kami gagas bersama BI dan didukung Pak Gubernur agar wisatawan ke Baduy bisa bangkit,” ujarnya dalam dalam dialog program Kita Indonesia bersama RRI PRO 1 Banten, Kamis, 30 April 2026.

Ia menyebutkan, tarif Rp1 diberlakukan dalam periode terbatas sebagai bagian dari promosi penggunaan QRIS Tap. Program tersebut berlangsung sejak 26 April hingga 31 Mei 2026, sebelum kembali ke tarif reguler bersubsidi. Ia juga mengatakan, selain untuk meningkatkan wisata, program ini juga bertujuan memperluas akses transportasi ke daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Selain wisatawan, masyarakat Baduy juga merasakan manfaat langsung dari layanan ini. Akses transportasi yang lebih mudah mempermudah aktivitas ekonomi, termasuk distribusi hasil bumi ke wilayah lain.

Maman menjelaskan, DAMRI telah melayani sejumlah rute wisata di wilayah Banten Selatan, termasuk Serang–Ciboleger dan jalur menuju Baduy Dalam. Meski demikian, program tarif Rp1 memiliki kuota terbatas. “Kami hanya menyediakan sekitar 30 kuota per hari untuk tarif Rp1, selebihnya tetap menggunakan tarif subsidi Rp25 ribu,” ujarnya.

Ke depan, DAMRI berharap program serupa dapat diperluas ke destinasi wisata lain di Banten guna mendorong pemerataan kunjungan wisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Harapannya, tarif Rp1 ini dapat menjangkau semua kalangan, terutama masyarakat menengah ke bawah agar tetap bisa berwisata dan agar Banten bisa menjadi kota yang diminati oleh oleh para wisatawan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....