Kemarau Panjang, Warga Patia Pandeglang Terpaksa Konsumsi Air Keruh
- 02 Sep 2023 13:32 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Kemarau panjang yang melanda Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, memaksa warga untuk memanfaatkan air keruh untuk kebutuhan sehari-hari.
Hal itu dilakukan karena warga tidak punya pilihan lain, setelah sumber mata air di daerahnya mongering sejak beberapa bulan terakhir.
Baca juga:
Dilanda Kekeringan, 341 Hektare Sawah di Pandeglang Terancam Gagal Panen
Seorang warga asal Kampung Tongkol, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Pandeglang, Bayi Ayu mengatakan, dia bersama warga lainnya terpaksa menggunakan air sumur resapan yang keruh untuk kebutuhan sehari-hari, dari mulai mencuci pakaian, mandi, bahkan untuk dikonsumsi.
“Cuci mandi ngambil air buat minum di sini. masyarakat di sini juga sama,” ujarnya, Sabtu (3/9/2023).
Dirinya menuturkan, sejak musim kemarau dan air bersih di rumah mengering, warga setempat pun memanfaatkan air dari sumur resapan meskipun keruh serta dipenuhi sampah dedaunan. Dia menyebut, sumber mata air terdekat yang masih layak beada di sungai. Namun warga kesulitan lantaran harus menempuh jarak lebih dari dua kilometer untuk mengakses air tersebut.
Baca juga:
Kemarau Diklaim Tidak Akan Pengaruhi Produktivitas Padi Pandeglang
“Enggak apa-apa adanya cuma gini. Kami mau ngambil di mana lagi, ada juga di sini jauh. Kalau ke sungai jauh,” ucap Bayi Ayu.
Sementara Kepala Desa Idaman, Kecamatan Patia, Ilman menyebut, ada sekitar 2.500 jiwa di Desa Idaman yang terdampak kekeringan. Selama ini diakuinya pemerintah sudah menyalurkan bantuan air bersih. Akan tetapi hal itu dinilai belum merata.
“Alhamdulillah sudah dikirim sama BPBD kabupaten baru tiga mobil dan masih banyak kampung yang belum terkirim,” kata Ilman.
Oleh karenanya dia berharap agar Pemerintah Daerah bisa membuatkan sumur bor untuk kebutuhan air bersih saat menghadapi musim kemarau.
Baca juga:
Pemkab Tangerang Petakan Status Siaga Kekeringan
“mudah-mudahan ada penanganan khusus dari pemerintah dibuatkan sumur bor agar masyarakat sehat tidak menggunakan air yang kotor seperti ini,” ujar dia.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang menyebut, sejauh ini ada 12 kecamatan yang terdampak kekeringan, meliputi Kecamatan Patia, Sukaresmi, Angsana, Cikeusik, Karang Tanjung, Cadasari, Panimbang, Sobang, Picung, Pagelaran, Mandalawangi, dan Kecamatan Sindangresmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....