Pemkab Tangerang Petakan Status Siaga Kekeringan
- 15 Agt 2023 18:37 WIB
- Banten
KBRN, Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memetakan status siaga bencana kekeringan pada musim kemarau berkepanjangan akibat fenomena El Nino.
"Sudah saya instruksikan untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera memastikan terkait ketersediaan pangan dan sebagainya sebagai antisipasi menghadapi puncak musim kemarau panjang," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Selasa (15/8/2023).
Baca juga:
Musim Kemarau di Pandeglang Diprediksi Mulai Akhir Mei
Menurut dia, kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi bencana pada musim kemarau panjang diperlukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat atas kemungkinan timbulnya bencana sebagai dampak fenomena El Nino tersebut.
"Kita siapkan cadangan air bersih, yang bersumber dari aliran Sungai Cisadane sebagai air bakunya. Dan ini tentu akan berpengaruh dari ketersediaan airnya," kata dia.
Sementara Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat menambahkan, langkah pemetaan yang dilakukan BPBD Tangerang itu bertujuan untuk memudahkan dalam mengantisipasi dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang terdampak fenomena alam tersebut.
Baca juga:
Wilayah Banten Utara Paling Terdampak Musim Kemarau Tahun Ini
"Tentu langkah ini dilakukan sebagai mempermudah kita dalam menangani dan antisipasi kejadian kekeringan itu," katanya.
Adapun untuk wilayah utara Tangerang yang telah masuk dalam pemetaan terdampak El Nino itu, diantaranya seperti di Kecamatan Teluknaga, Kronjo, Pakuhaji, Kosambi, Gunung Kaler, Kresek dan Rajeg.
Dari beberapa wilayah tersebut, secara umum kekeringan yang terjadi berdampak terhadap kebutuhan air bersih masyarakat. Oleh karenanya BPBD mengimbau kepada masyarakat untuk mulai memasifkan gerakan hemat air dan juga memanfaatkan hujan yang masih turun melalui gerakan panen air hujan.
Baca juga:
Dampak El Nino, Kota Serang Siapkan Operasi Pasar
"Serta menyiapkan tempat penampungan air cadangan yang nantinya bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan," ujar Ujat.
Adapun dalam menghadapi puncak El Nino, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi bersama dengan instansi terkait seperti Perkim, PMI, DPKP, PDAM dan lain sebagainya.
"Karena beberapa instansi ini punya kapasitas dalam tanggung jawab dalam membantu warga atas adanya musim kemarau panjang," kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....