Program Bang Andra Muluskan 5 Ruas Jalan Kota Serang Sepanjang 4,69 Kilometer
- 30 Sep 2026 14:12 WIB
- Banten
Poin Utama
- Program Bang Andra berhasil menyelesaikan perbaikan lima ruas jalan di Kota Serang dengan total panjang 4,69 kilometer selama tahun anggaran 2025.
- Lima titik jalan yang mendapat penanganan infrastruktur mencakup akses Pelabuhan Karangantu Kasemen, Jalan Pejuang 45 Kuranji, Desa Kalang Anyar, Pakupatan–Bendung, dan Kasemen–Warung Jaud.
RRI.CO.ID, Serang - Program pembangunan infrastruktur "Bang Andra" garapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, sukses menyelsaikan perbaikan lima ruas jalan di wilayah Kota Serang sepanjang tahun anggaran 2025. Total jalan yang kini sudah rampung dan beraspal mulus mencapai 4,69 kilometer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi membeberkan, lima titik jalan yang mendapat penanganan tersebut di antaranya akses Pelabuhan Karangantu Kasemen, Jalan Pejuang 45 Kuranji, Desa Kalang Anyar, Pakupatan–Bendung, serta Kasemen–Warung Jaud.
"Untuk alokasi 2025 itu panjangnya kurang lebih 4,69 kilometer yang tersebar di lima ruas jalan utama," kata Iwan usai acara peresmian jalan, Rabu, 30 September 2026.
Iwan menambahkan, proyek penanganan jalan ini terus digenjot berlanjut pada 2026. Tahun ini, Pemprov Banten membidik perbaikan jalan sepanjang kurang lebih tujuh kilometer di Kota Serang, termasuk rute Sayar sepanjang satu kilometer dan Dalung–Karundang sekitar tiga kilometer.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyambut positif bantuan infrastruktur ini. Menurutnya, percepatan perbaikan jalan sangat vital untuk menyokong mobilitas warga di sektor ekonomi, pendidikan, hingga akses layanan kesehatan.
Ia menyebut, Kota Serang secara bertahap dialokasikan mendapatkan penanganan pada 50 titik ruas jalan dari Pemprov Banten. Selain jalan pemukiman dan kelurahan, Pemkot Serang juga berencana mengusulkan penataan kawasan ikonik di Tamansari dan Pasar Lama untuk tahun berikutnya.
Manfaat perbaikan jalan ini dirasakan langsung oleh warga Kelurahan Kuranji, Kecamatan Taktakan. Tokoh masyarakat setempat, Ustaz Uci Sanusi, mengungkapkan, Jalan Pejuang 45 di wilayahnya sempat dibiarkan hancur terbengkalai selama lebih dari satu dekade.
"Dulu kalau ada warga yang sakit kritis, kami kesulitan membawanya ke rumah sakit karena jalannya rusak parah. Alhamdulillah sekarang jalan sudah bagus, perjalanan jadi cepat dan warga yang sakit bisa segera tertolong," ujar Uci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....