Minat Baca di Pandeglang Baru 57,82 Persen
- 14 Sep 2026 12:34 WIB
- Banten
Poin Utama
- Tingkat kegemaran membaca masyarakat Kabupaten Pandeglang pada 2025 mencapai 57,82 persen berdasarkan survei Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
- Sekretaris DPAD Pandeglang Siti Septiana Miratunnisa menyatakan capaian tersebut menunjukkan potensi budaya baca yang cukup baik di daerah.
- Meskipun menunjukkan potensi positif, angka kegemaran membaca masih perlu ditingkatkan agar membaca menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Pandeglang.
RRI.CO.ID, Pandeglang - Tingkat kegemaran membaca masyarakat di Kabupaten Pandeglang pada 2025 baru mencapai 57,82 persen. Angka tersebut merupakan hasil survei Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang menjadi salah satu gambaran kondisi budaya baca masyarakat di daerah tersebut.
Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Pandeglang, Siti Septiana Miratunnisa mengatakan, capaian tersebut menunjukkan potensi budaya baca masyarakat Pandeglang cukup baik. Meski demikian, angka tersebut masih perlu ditingkatkan agar membaca dapat semakin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Menurutnya, upaya meningkatkan minat baca tidak cukup hanya dengan mendorong masyarakat datang ke perpustakaan. Penguatan budaya baca juga perlu diarahkan agar masyarakat mampu memahami informasi dan menjadikannya sebagai pengetahuan yang bermanfaat.
“Minat baca di Pandeglang ini bukan sekadar angka, tapi budaya yang harus kita kembangkan. Harapannya memang pembaca tidak lagi dipandang sebagai kewajiban, tapi menjadi sebuah kebutuhan,” ujarnya, Senin, 14 September 2026.
Untuk memperluas akses literasi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pandeglang mengembangkan jaringan melalui perpustakaan desa, taman bacaan masyarakat atau TBM, serta komunitas. Langkah tersebut dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan teknologi.
Penguatan budaya baca juga menyasar berbagai kelompok usia. Pelajar hingga mahasiswa menjadi kelompok yang perlu terus didorong karena sedang menempuh pendidikan dan membutuhkan pengetahuan untuk mendukung cita-cita mereka. Sementara masyarakat umum didukung dengan koleksi ilmu terapan, termasuk bidang pertanian dan UMKM.
DPAD Pandeglang berharap capaian 57,82 persen tersebut dapat terus meningkat. Budaya membaca diharapkan tidak berhenti pada aktivitas membaca buku, tetapi berkembang menjadi budaya belajar yang tumbuh di keluarga, sekolah, perpustakaan daerah, perpustakaan desa, dan tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....