Membaca Buku 15 Menit Sehari Bantu Tingkatkan Budaya Literasi

  • 21 Jul 2026 13:03 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Membaca buku selama 15 menit setiap hari terbukti memberikan manfaat signifikan bagi perkembangan pengetahuan, kemampuan berpikir, dan kesehatan mental masyarakat.
  • Kebiasaan membaca rutin dapat meningkatkan daya ingat, memperluas kosakata, melatih konsentrasi, dan mengurangi tingkat stres secara efektif.
  • Di era arus informasi digital yang deras, membaca buku masih menjadi aktivitas relevan dan menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan budaya literasi di masyarakat.

RRI.CO.ID, Serang - Membiasakan membaca buku selama 15 menit setiap hari dinilai mampu memberikan manfaat besar bagi perkembangan pengetahuan, kemampuan berpikir, hingga kesehatan mental. Kebiasaan sederhana tersebut juga menjadi salah satu langkah efektif untuk menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.

Di tengah derasnya arus informasi digital, membaca buku masih menjadi aktivitas yang relevan untuk memperkaya wawasan. Selain menambah pengetahuan, membaca secara rutin juga dapat meningkatkan daya ingat, memperluas kosakata, melatih konsentrasi, dan mengurangi tingkat stres.

Pegiat literasi asal Kota Serang, Rizki Maulana mengatakan, kebiasaan membaca tidak harus dimulai dengan durasi yang panjang. "Membaca buku selama 15 menit setiap hari sudah cukup untuk membangun kebiasaan positif asalkan konsisten" ujar Rizki pada Selasa, 21 Juli 2026.

Menurutnya, kebiasaan membaca yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak positif terhadap cara seseorang berpikir dan menyelesaikan persoalan. "Ketika seseorang rutin membaca, kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahunya akan terus berkembang dan menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Ia menjelaskan, manfaat membaca tidak hanya dirasakan oleh pelajar atau mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum yang ingin terus mengembangkan diri. Melalui buku, seseorang dapat mempelajari berbagai pengalaman, ilmu pengetahuan, hingga keterampilan baru tanpa harus mengalaminya secara langsung.

Selain meningkatkan wawasan, membaca buku juga dapat membantu menjaga kesehatan mental. Aktivitas tersebut mampu memberikan waktu bagi otak untuk beristirahat dari paparan informasi yang cepat dan berlebihan sehingga pikiran menjadi lebih tenang dan fokus.

Rizki menambahkan budaya membaca sebaiknya dibangun dari lingkungan keluarga agar anak-anak terbiasa berinteraksi dengan buku sejak usia dini. "Orang tua perlu memberikan teladan dengan membiasakan membaca bersama anak selama 15 menit sebelum tidur atau setelah Magrib agar kecintaan terhadap buku tumbuh sejak usia dini" kata Rizki.

Ia berharap masyarakat mulai menyisihkan waktu setiap hari untuk membaca, meskipun hanya beberapa halaman buku. Menurutnya, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Dengan membiasakan membaca selama 15 menit setiap hari, masyarakat tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga membangun kemampuan berpikir yang lebih kritis, kreatif, dan adaptif. Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup yang mampu memperkuat budaya literasi sekaligus menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....