Abu Vulkanis Mereda, Pemprov Banten Hentikan Pembelajaran Jarak Jauh
- 13 Sep 2026 13:18 WIB
- Banten
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Banten mencabut kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan mengembalikan pembelajaran tatap muka mulai Senin, 14 September 2026.
- Pencabutan kebijakan darurat tersebut dilakukan karena kualitas udara di wilayah Banten telah berangsur pulih setelah erupsi Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026.
- Gubernur Banten Andra Soni menyatakan pihaknya telah menyelesaikan pengecekan kualitas udara secara menyeluruh di berbagai wilayah terdampak abu vulkanis sebelum mengambil keputusan.
RRI.CO.ID, Pandeglang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera mencabut kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan mengembalikan aktivitas belajar tatap muka mulai hari Senin14 September 2026 seiring membaiknya kualitas udara. Kebijakan darurat tersebut sebelumnya diberlakukan sejak tanggal tujuh September 2026 akibat sebaran abu vulkanis erupsi Gunung Anak Krakatau.
Gubernur Banten, Andra Soni menyatakan, pihaknya telah merampungkan pengecekan kualitas udara secara menyeluruh di berbagai wilayah terdampak abu vulkanis. Hasil pantauan menunjukkan kondisi udara berangsur pulih sehingga kegiatan sekolah secara langsung dapat kembali berjalan normal.
"Insyaallah pada hari Senin PJJ sudah bisa, pelaksanaan pembelajaran tatap muka kembali akan kita lakukan," ujar Andra Soni, Minggu 13 September 2026.
Pemberlakuan belajar dari rumah sebelumnya diterapkan bagi seluruh jenjang satuan pendidikan demi melindungi kesehatan siswa dari ancaman paparan partikel berbahaya. Langkah mitigasi kesehatan tersebut diambil Pemprov setelah mempertimbangkan data Indeks Standar Pencemar Udara serta rekomendasi dari instansi terkait.
Namun menurutnya pemantauan intensif terhadap kualitas udara masih terus dilakukan pemerintah daerah bersama Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terhadap perkembangan aktivitas vulkanis Gunung Anak Krakatau terkini.
"Kami juga telah melakukan pengecekan terkait dengan kualitas udara di wilayah Banten dan insyaallah saat ini kondisinya telah lebih baik daripada beberapa hari yang lalu," Ujar Andra.
Koordinasi lintas sektor pun disebutnya terus digencarkan bersama kabupaten dan kota guna memastikan seluruh satuan pendidikan siap menyambut kembalinya kegiatan tatap muka. Orang tua siswa diimbau tetap memperhatikan kesehatan anak-anak mereka seiring pemulihan kondisi daerah pascaerupsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....