Helikopter SAR Diterjunkan Perkuat Pemantauan Udara Hari Kelima Pencarian

  • 13 Sep 2026 06:43 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Operasi pencarian delapan korban hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari kelima dengan penambahan kekuatan alutsista udara berupa pengerahan Helikopter Dauphin AS 365 N3 di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu 12 September 2026. Helikopter yang membawa enam personel kru tersebut tiba di lokasi posko untuk memaksimalkan penyisiran dari udara.

Helikopter yang membawa enam kru di bawah komando Kapten Pnb Dimas tersebut mendarat di Pantai Carita pukul 09.05 WIB setelah bertolak dari ATS. Kehadiran armada udara ini disiagakan khusus untuk mendukung efektivitas penyisiran tim gabungan dari perspektif yang lebih luas.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa kehadiran armada udara ini sangat krusial guna memperluas cakupan deteksi di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau dan wilayah perairan terbuka yang sulit dijangkau melalui jalur laut.

"Pengerahan Helikopter HR-3604 merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pencarian melalui udara. Dengan dukungan ini, kami berharap jangkauan pemantauan dapat semakin luas sehingga setiap kemungkinan adanya petunjuk keberadaan delapan orang yang masih dalam pencarian dapat segera teridentifikasi," ujar Amrad, Sabtu 12 September 2026.

Sementara, Salah seorang Pilot Satuan Udara Basarnas, Kapten Pnb Dimas, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menyisir koordinat sektor pencarian yang telah ditentukan, mulai dari sekitar kawasan Krakatau hingga perairan barat daya. Kendati operasi di udara sempat menemui kendala visibilitas akibat sisa aktivitas vulkanik, menurutnya tim pilot tetap mengoptimalkan penyisiran dengan terbang pada ketinggian rendah untuk mengamati objek-objek signifikan secara detail.

"Ketinggian tadi kita maksimalkan sampai 500 ft ke bawah agar lebih tampak perairan tadi. Walaupun ada keterbatasan jarak pandang terkait asap sisa Gunung Krakatau, kita maksimalkan pencarian dengan terbang lebih rendah untuk menemukan objek atau benda yang berkaitan dengan korban," jelas Kapten Pnb Dimas.

Pihaknya berharap koordinasi yang kuat serta informasi sekecil apa pun dari nelayan maupun warga sekitar dapat membantu mempercepat penemuan korban. Seluruh unsur SAR Gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan operasi secara optimal dengan tetap memprioritaskan faktor keselamatan di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....