Aktivitas Vulkanis Anak Krakatau Jadi Tantangan Utama Tim SAR

  • 11 Sep 2026 09:27 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Tim SAR gabungan terus berpacu dengan waktu guna menemukan 5 jurnalis bersama 3 awak kapal yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda. Operasi penyelamatan ini dihadapkan pada medan berat karena petugas wajib memperhitungkan dinamika aktivitas vulkanis serta jarak pandang di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Memasuki hari keempat pencarian pada Jumat, 11 September 2026, operasi skala besar terus dikerahkan dengan mengandalkan unsur kekuatan laut dan udara. Langkah taktis tersebut disesuaikan secara cermat demi menjaga keselamatan seluruh personel di lapangan.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan, penentuan pola pencarian selalu mengacu pada data pemutakhiran aktivitas erupsi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Informasi meteorologi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga disebutnya menjadi landasan utama dalam menggerakkan armada udara.

"Karena kejadian ini diawali dari erupsi gunung, yang bisa memberikan informasi update terkait dengan kondisi erupsi adalah teman-teman dari PVMBG," ujar Syafii saat memberikan keterangan pers di Pos SAR Pantai Marina, Kecamatan Carita, Pandeglang, Kamis, 10 September 2026.

Kendati pengerahan unsur udara telah dilakukan, tim di lapangan dihadapkan pada hambatan serius berupa jarak pandang yang sangat terbatas akibat sisa material asap dan cuaca perairan. Faktor alam tersebut dikatakan Syafii menuntut kehati-hatian ekstra agar operasi tidak membahayakan keselamatan tim penyelamat.

"Tadi memang kondisi yang terjadi saat ini, jarak pandang memang terbatas," katanya.

Basarnas memastikan kesiagaan penuh jika sewaktu-waktu aktivitas vulkanik gunung api tersebut menunjukkan eskalasi lanjutan yang mengarah ke kawasan daratan. Seluruh perlengkapan darurat telah disiapkan guna mengantisipasi segala kemungkinan di zona terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....