Panen Singkong Cimarga Perkuat Ketahanan Pangan Banten
- 10 Sep 2026 16:52 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi komoditas pangan lokal. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan panen raya singkong di Desa Sangiang Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Kamis, 10 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak Rahmat bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak turut mendampingi Gubernur Banten Andra Soni. Panen raya singkong menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan potensi pangan lokal yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat.
Singkong merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber pangan sekaligus bahan baku berbagai produk olahan. Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pengembangan komoditas pangan lokal perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.
“Potensi pangan lokal harus terus kita kembangkan. Singkong merupakan salah satu komoditas yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat apabila dikelola dan dikembangkan dengan baik,” ujar Andra Soni.
Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menyangkut kemampuan masyarakat dalam memproduksi dan mengelola potensi pangan yang ada di wilayahnya. Karena itu, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.
Panen raya tersebut juga menunjukkan bahwa potensi pertanian di Kabupaten Lebak masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara lebih produktif dan berkelanjutan. Andra menilai sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, petani, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam pengembangan sektor pertanian.
“Kita ingin petani semakin produktif, hasil pertaniannya memiliki nilai tambah, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Selain mendorong produktivitas, pengembangan singkong juga dapat diarahkan pada penguatan industri pengolahan berbasis komoditas lokal.
Pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi dinilai dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas pasar bagi hasil produksi petani. Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Lebak, Rahmat, mengatakan Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen mendukung pengembangan potensi pangan lokal yang dimiliki masyarakat.
“Panen raya ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi pangan lokal, khususnya singkong, agar tidak hanya menjadi komoditas pertanian tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Rahmat. Kabupaten Lebak memiliki potensi lahan pertanian yang cukup besar dan dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung program ketahanan pangan.
Namun, potensi tersebut perlu diikuti dengan peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan petani, serta pengembangan akses pasar. Pemerintah daerah, kata Rahmat, akan terus mendorong koordinasi lintas sektor agar program pembangunan pertanian dapat berjalan secara terpadu.
“Yang kita dorong bukan hanya peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana hasil pertanian dapat diolah, dipasarkan, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani,” katanya. Rahmat berharap kegiatan panen raya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dan petani untuk terus mengembangkan komoditas pangan lokal sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.
Ia juga menilai kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten menjadi bagian penting dalam memperkuat program ketahanan pangan di Kabupaten Lebak. Dengan pengembangan yang dilakukan secara berkelanjutan, komoditas singkong diharapkan mampu mendukung ketersediaan pangan sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat.
Gubernur Andra Soni menambahkan bahwa pemerintah akan terus memberikan perhatian terhadap penguatan sektor pertanian dan potensi pangan lokal di Banten. “Kita harus membangun ketahanan pangan dari daerah dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Dari lahan lokal, kita harapkan lahir pangan yang kuat dan masyarakat yang semakin berdaya,” ucap Andra Soni.
Panen raya singkong di Desa Sangiang Jaya menjadi gambaran pentingnya pemanfaatan potensi lokal dalam membangun ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Sinergi pemerintah dan masyarakat, pengembangan komoditas singkong diharapkan dapat terus berkembang, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan nilai tambah bagi petani dan masyarakat Kabupaten Lebak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....