Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Pelelangan Ikan di Labuan Lesu
- 08 Sep 2026 10:24 WIB
- Banten
Poin Utama
- Aktivitas perdagangan di TPI Labuan, Pandeglang mengalami penurunan drastis setelah erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Harga jual ikan turun signifikan dan pendapatan harian pedagang pasar merosot akibat berkurangnya pasokan tangkapan nelayan.
- Suasana pelelangan ikan terlihat jauh lebih sepi pada Selasa, 8 September 2026 pagi, dengan situasi keamanan vulkanik memengaruhi minat kunjungan pembeli.
RRI.CO.ID, Pandeglang - Aktivitas perdagangan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, mengalami penurunan drastis menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penurunan harga jual ikan serta merosotnya pendapatan harian para pedagang pasar.
Suasana pelelangan ikan pada Selasa, 8 September 2026 pagi terlihat jauh lebih sepi dibandingkan hari normal akibat berkurangnya pasokan tangkapan nelayan. Situasi keamanan vulkanik disinyalir memengaruhi minat kunjungan pembeli ke lokasi pelelangan secara signifikan.
Pedagang ikan setempat, Piah menyatakan penurunan pembeli dipicu rasa takut masyarakat terhadap situasi erupsi gunung berapi. Keadaan ini diakuinya membuat para pedagang mengalami kerugian akibat sepinya transaksi jual beli.
"Harga ikan anjlok dan pembeli sepi lantaran takut dengan kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini sehingga kami berharap kondisi segera kembali normal seperti semula," ujar Piah, Selasa 8 September 2026.
Piah menyatakan harga jual ikan mengalami penurunan signifikan dari kisaran normal akibat sepinya pembeli di pasar. Harga komoditas ikan yang biasanya dijual 80 hingga 85 ribu rupiah kini turun menjadi 70 ribu rupiah per kilogram.
Senada dengan hal tersebut, pedagang ikan lainnya, Amnah mengakui, lesunya transaksi perdagangan sangat memukul perekonomian para pelaku usaha kecil di sekitar pesisir. Penurunan jumlah pembeli membuat stok ikan tangkapan nelayan sulit terjual habis.
"Aktivitas pelelangan ikan mengalami penurunan menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada harga ikan anjlok serta memengaruhi pendapatan para pedagang," kata Amnah.
Lesunya aktivitas perdagangan di pelelangan ikan diprediksinya masih akan terus berlangsung hingga situasi vulkanik dinyatakan benar-benar aman. Para pedagang mengharapkan pemulihan ekonomi segera terjadi seiring meredanya aktivitas letusan gunung.
Sebelumnya status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III Siaga dengan rekomendasi radius aman tiga kilometer dari kawah aktif. Nelayan di perairan Selat Sunda sebelumnya dilaporkan tetap beraktivitas dengan pengawasan kondisi cuaca yang ketat, namun dengan turunnya abu vulkanik banyak nelayan yang kesusahan berlayar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....