BPBD-PK Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

  • 05 Sep 2026 14:51 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terjadi di perairan Selat Sunda memicu peningkatan kewaspadaan bagi masyarakat di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Pandeglang. Kendati demikian, hingga Sabtu 5 September 2026 siang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang memastikan belum menerima adanya laporan kerusakan bangunan akibat getaran maupun dampak aktivitas vulkanik tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, mengungkapkan situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali. Pihaknya terus mengintensifkan pemantauan serta koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi segala kemungkinan.

"Alhamdulillah situasi dan kondisi kondusif. Sampai saat ini kami di BPBD belum atau tidak menerima adanya laporan kerusakan akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau," ujar Riza Sabtu 5 September 2026.

Meskipun laporan kerusakan fisik nihil, Pemkab Pandeglang tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan informasi Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Riza menjelaskan erupsi mulai tercatat sejak Jumat malam 4 September 2026 pukul 23.07 WIB, dan getaran pun disebutnya masih di rasakan masyarakat khususnya disekitar Pantai Selatan.

BPBD-PK kembali mengingatkan wisatawan dan masyarakat untuk mematuhi rekomendasi aman dengan tidak mendekati serta beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. Selain itu, warga yang berada di jalur sebaran angin dianjurkan mengenakan masker guna mengantisipasi paparan abu vulkanik serta mengurangi aktivitas luar ruangan jika situasinya tidak mendesak.

BPBD Pandeglang berpesan kepada masyarakat pesisir agar tetap tenang, tidak mudah percaya, serta menghindari penyebaran rekaman video atau foto lama yang kerap disalahgunakan sebagai kondisi terkini gunung. Seluruh warga diminta menyimak perkembangan informasi resmi yang bersumber dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian ESDM, maupun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Untuk masyarakat di wilayah pesisir tetap tenang dan waspada serta selalu mengikuti informasi resmi," ujar Riza.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....