Kekeringan Meluas, BPBD Lebak Salurkan 382 Ribu Liter Air Bersih
- 20 Agt 2026 16:44 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Badai kekeringan akibat kemarau panjang terus mengimpit warga Kabupaten Lebak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat penyaluran air bersih hingga Rabu (19/8/2026) telah menembus angka 382 ribu liter, melonjak dibanding pekan sebelumnya yang berada di kisaran 249 ribu liter.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta menyebut, armada tangki diturunkan saban hari untuk menyisir titik-titik krisis. "Kami setiap hari menjadwalkan pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang dilanda krisis air bersih," kata Sukanta di Lebak, Kamis, 20 Agustus 2026.
Demi menjangkau wilayah krisis yang kian meluas, BPBD menggandeng personel Brigif 14 Mandala Yudha, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3).
Pasokan 382 ribu liter air tersebut baru mencakup kebutuhan 13.552 kepala keluarga (KK) atau sekitar 48.573 jiwa yang tersebar di 42 desa pada 15 kecamatan. Beberapa wilayah yang rajin diguyur bantuan antara lain Kecamatan Sajira, Curugbitung, Wanasalam, Cilograng, Cileles, Gunungkencana, hingga Rangkasbitung.
Meski begitu, BPBD Lebak masih kewalahan menutup total celah kebutuhan air warga. Total permintaan bantuan yang masuk ke meja BPBD sejauh ini sudah menyentuh 713.705 liter untuk 15.511 KK (62.057 jiwa).
"Kebutuhan air bersih yang diajukan masyarakat mencapai 713.705 liter. Jumlah warga yang butuh bantuan memang lebih besar dibanding realisasi penyaluran," ucap Sukanta.
Di lapangan, imbas pengeringan sumur warga membuat bantuan air tangki jadi penambal kebutuhan mendesak. Di Kecamatan Warunggunung misalnya, warga mengaku pasokan air bersih dari petugas biasanya hanya bertahan hingga tiga hari untuk keperluan MCK (mandi, cuci, kakus).
Melihat prediksi kemarau yang masih bakal berlangsung, BPBD Lebak berjanji bakal terus menjadwalkan pengiriman air secara berkala ke desa-desa yang paling kritis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....