Disketapang Lebak Optimalkan GPM Stabilkan Harga Pangan

  • 05 Sep 2026 06:24 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Lebak, mengoptimalkan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Disketapang Kabupaten Lebak Tubagus Sonip mengatakan GPM terus digencarkan di sejumlah wilayah. "Kami mengoptimalkan pelaksanaan GPM di beberapa kecamatan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah," kata Sonip di Lebak, Jum'at, 4 September 2026.

Pelaksanaan GPM dilakukan di Kecamatan Wanasalam, Rangkasbitung dan Sajira. Kegiatan serupa yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Banten juga berlangsung di Kecamatan Warunggunung, Maja, Curugbitung dan Cibadak.

Disketapang Lebak juga melakukan GPM secara mobiling atau menggunakan mobil keliling ke sejumlah kecamatan. "Kami juga melakukan GPM dengan mobiling (mobil keliling) ke sejumlah kecamatan hingga empat kali," ujarnya.

Sonip mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga harga bahan pokok agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Dengan harga pangan yang lebih murah, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terlalu terbebani kenaikan harga.

Ia menyebutkan harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Lebak mulai mengalami kenaikan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga pelaksanaan GPM terus dioptimalkan. Dalam pelaksanaannya, Disketapang Lebak menggandeng perusahaan penyedia bahan sembako dan Perum Bulog.

Kerja sama tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan berbagai komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat. Komoditas yang dijual melalui GPM antara lain tepung terigu, gula putih, beras medium, minyak goreng dan telur.

Selain itu, masyarakat juga dapat membeli bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daging unggas, daging kerbau beku dan daging sapi beku. "Semua komoditas bahan pokok yang dijual itu lebih murah dibandingkan harga di pasaran," kata Sonip.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan GPM untuk memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Pelaksanaan GPM juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengendalikan gejolak harga pangan di tingkat konsumen.

Upaya stabilisasi harga tersebut dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama ketika terjadi kenaikan harga sejumlah komoditas. Samsiah, warga Rangkasbitung, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan GPM yang menyediakan bahan pokok dengan harga lebih murah.

Keberadaan GPM memberikan pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. "Adanya GPM ini sangat membantu karena harga bahan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan harga di pasaran," kata Samsiah.

Disketapang Lebak akan terus mengoptimalkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Kabupaten Lebak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....