Dindikbud Banten Mulai Petakan Sekolah Rusak untuk Dilakukan Perbaikan

  • 03 Sep 2026 14:57 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menyiapkan opsi skema anggaran bersanding guna menanggulangi kondisi bangunan sekolah rusak di wilayah Banten. Langkah percepatan ini memadukan pembiayaan APBD daerah dengan program revitalisasi dari Pemerintah Pusat.

‎Tercatat lebih dari 230 sekolah di Banten masuk dalam jangkauan program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Skema intervensi ini difokuskan pada perbaikan sarana pendidikan yang mengalami kerusakan kategori sedang hingga berat.

‎Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Jamaluddin, menyebut penanganan kerusakan bangunan sekolah dilakukan secara bertahap melalui pemetaan skala prioritas. Kerusakan kategori ringan ditanggulangi menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di tiap satuan pendidikan.

‎"Solusi pertama melalui APBD, kita cek sekolah yang kurang baik atau rusak sedang dan berat, itu nanti kita bantu melalui APBD Provinsi Banten," ujar Jamaluddin, Kamis 3 September 2026.

‎Jamaluddin menjelaskan, koordinasi intensif bersama pemerintah pusat terus berjalan untuk mengantisipasi keterbatasan anggaran daerah dalam mengakomodir seluruh fasilitas yang membutuhkan perbaikan. ‎"Kalau misalnya APBD kita tidak bisa meng-cover itu, nanti kita juga bisa bersanding kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," kata Jamaluddin.

‎Proses inventarisasi kondisi infrastruktur sekolah terus digencarkan secara berkala. Langkah ini dilakukan agar alokasi perbaikan fisik dapat masuk dalam perencanaan anggaran mendatang secara rinci dan tepat sasaran.

‎"Yang sedang dan berat ini kita inventarisir, lalu kita anggarkan baik itu di tahun yang akan datang atau tahun berikutnya," ujar Jamaluddin. (Cyesilia Tiara Manihuruk)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....