Cinta Tari Tradisional Dorong Generasi Muda Berprestasi

  • 02 Sep 2026 16:16 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Brilly Cahyyira Daima, pelajar asal Kota Cilegon, telah meraih berbagai pengalaman dan prestasi di kompetisi tari tradisional tingkat nasional hingga internasional.
  • Minat Brilly terhadap seni tari dimulai dari melihat pertunjukan di media sosial (TikTok) dan mendapat ajakan dari pihak sekolahnya untuk mengikuti kegiatan tari.
  • Ketertarikan awal Brilly berkembang menjadi serius dalam menekuni tari tradisional melalui proses pembelajaran dan latihan berkelanjutan.

RRI.CO.ID, Serang - Kecintaan terhadap seni tari tradisional membawa pelajar asal Kota Cilegon, Brilly Cahyyira Daima, menorehkan berbagai pengalaman di sejumlah kompetisi hingga ajang internasional. Brilly mengaku mulai tertarik dengan dunia tari setelah melihat berbagai pertunjukan di media sosial dan mendapat ajakan dari sekolah. Ketertarikan itu kemudian berkembang hingga dirinya serius menekuni tari tradisional.

“Awal-awal kayak ngelihat-ngelihat aja dari TikTok, terus pernah diajak ikut apa sekolah. Terus jadi minat, terus nyoba-nyoba, keterusan,” kata Brilly, Selasa, 1 September 2026.

Menurut Brilly, dirinya memilih tari tradisional karena ingin ikut menjaga dan mengangkat kebudayaan Indonesia. Ia juga telah mengikuti berbagai perlombaan, baik secara berkelompok maupun tunggal. Dari pengalaman tersebut, Brilly mengaku lebih nyaman tampil secara tunggal karena memiliki ruang untuk melakukan improvisasi ketika terjadi kesalahan.

Pengalaman terbaru Brilly datang dari ajang internasional Jakarta World Folkfest (JWFF) A Harmony Of Word Culture In The Heart Of A Global City di Jakarta. Bersama Sanggar Puspa Arum, ia menjadi bagian dari perwakilan Indonesia dan membawakan Tari Golok Jawara.

Menurut Brilly, pengalaman tersebut tidak hanya menambah wawasan tentang seni dan budaya, tetapi juga memperluas pertemanan dengan peserta dari berbagai negara. “Lumayan seru, yang kemarin juga banyak dari negara lain. Jadi punya pengalaman berinteraksi dengan delegasi dari negara-negara lain, ada Romania, Korea Selatan, Filipina, dan negara-negara lain,” ucapnya.

Brilly mengatakan dukungan orang tua dan sekolah menjadi bagian penting dalam perjalanannya mengikuti berbagai kompetisi. Ia berharap anak muda yang tertarik dengan seni tari tidak ragu untuk mencoba dan terus melatih kemampuannya.

“Jangan takut buat nyoba dulu. Kadang awalnya memang ngerasa susah tapi kalau udah mulai nari, lama-lama jadi seru. Terus bisa melestarikan budaya Indonesia juga,” ujar Brilly.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....