Pemkot Cilegon Komitmen Membangun SDM yang Unggul Melalui Pendidikan

  • 31 Agt 2026 15:06 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Pemerintah Kota Cilegon berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan Cilegon terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui sektor pendidikan. Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Gerakan Peduli Pendidikan “Cilegon Mendidik, Sedanten Terdidik”.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Pendidikan Kota Cilegon tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, lembaga sosial, serta seluruh elemen masyarakat dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak Kota Cilegon.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyambut baik inisiasi tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu indikator utama kemajuan suatu daerah sehingga menjadi prioritas Pemerintah Kota Cilegon.

“Pendidikan adalah kunci kemajuan suatu daerah. Pendidikan menjadi indikator suatu daerah itu maju atau tertinggal. Maka dalam hal ini, pendidikan menjadi prioritas kami. Dalam program dan komitmen kami, prioritasnya adalah pendidikan,” ujarnya, Senin 31 Agustus 2026.

Robinsar mengatakan, komitmen Pemerintah Kota Cilegon terhadap sektor pendidikan diwujudkan melalui berbagai program, di antaranya Beasiswa Cilegon Juare yang dialokasikan dengan anggaran kurang lebih Rp20 miliar setiap tahunnya. Selain bantuan pendidikan, Pemerintah Kota Cilegon juga terus mendorong perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana sekolah.

Menurut Robinsar, lingkungan belajar yang layak menjadi kebutuhan mendasar bagi peserta didik untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. “Bagaimana anak-anak mau fokus belajar ketika atapnya bocor dan fasilitasnya tidak memadai? Karena itu, kami melakukan penyesuaian anggaran agar lebih berpihak kepada kebutuhan peserta didik,” katanya.

Robinsar menilai, investasi pada sumber daya manusia memang tidak memberikan hasil secara instan. Namun demikian, pembangunan kualitas manusia merupakan langkah strategis untuk memastikan masyarakat Kota Cilegon mampu bersaing di masa mendatang.

“Kami menyadari bahwa peningkatan SDM membutuhkan waktu, bisa lima sampai sepuluh tahun. Namun pendidikan adalah kunci kemajuan suatu daerah. Kami ingin menciptakan SDM-SDM Cilegon yang unggul dan mampu bersaing dengan masyarakat dari seluruh Indonesia,” ucapnya.

Ia berharap Dewan Pendidikan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan, saran, kritik, serta menjembatani aspirasi masyarakat di bidang pendidikan. “Kami berharap Dewan Pendidikan Kota Cilegon terus hadir dan bersinergi dengan kami. Menjadi wadah dan mitra pemerintah dalam menyusun program-program, memberikan masukan, saran, bahkan kritik. Ke depan harus kita bangun kolaborasi yang baik dan saling melengkapi,” katanya.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Cilegon, Syaiful Bahri, mengatakan, kehadiran Dewan Pendidikan memiliki landasan dan amanat yang jelas untuk ikut meningkatkan mutu pelayanan pendidikan. Ia menjelaskan, Dewan Pendidikan berperan dalam memberikan pertimbangan, arahan, dan dukungan serta melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan.

Selain itu, Dewan Pendidikan juga memiliki tugas menghimpun, menganalisis, dan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah atas keluhan, saran, kritik, dan aspirasi masyarakat. “Dewan Pendidikan bukan lembaga yang mengambil alih tugas Dinas Pendidikan dan juga bukan mengambil peran Kementerian Agama. Kami hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Syaiful, meskipun sektor pendidikan di Kota Cilegon terus mengalami perkembangan, masih terdapat sejumlah persoalan yang harus diselesaikan secara bersama-sama, mulai dari pemerataan akses pendidikan, daya tampung sekolah, kebutuhan sarana dan prasarana, hingga keterbatasan biaya personal yang dialami sebagian peserta didik. “Hasil refleksi rapor pendidikan juga menunjukkan masih adanya tantangan pada aspek literasi dan numerasi. Bagi Dewan Pendidikan, angka-angka tersebut bukan sekadar statistik. Di balik setiap angka ada anak-anak Cilegon, ada keluarga, ada cita-cita dan ada masa depan yang tidak boleh kita biarkan berhenti,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....