Rencana Relokasi SMPN 4 Kota Serang Tuai Pro-Kontra Wali Murid

  • 31 Agt 2026 10:13 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Rencana relokasi SMP Negeri 4 Kota Serang dari Jalan Juhdi ke kawasan Ciracas memicu beragam reaksi dari orang tua siswa.
  • Orang tua murid khawatir dengan faktor jarak tempuh, akses kendaraan, dan potensi kemacetan di lokasi baru.
  • Fatoni, orang tua siswa kelas 7 asal Pasar Lama, menolak tegas pemindahan karena menganggap lokasi saat ini strategis dan memiliki nilai sejarah yang penting.

RRI.CO.ID, Serang — Wacana relokasi SMP Negeri 4 Kota Serang dari Jalan Juhdi ke kawasan Ciracas memicu beragam reaksi dari orang tua murid. Faktor jarak tempuh, akses kendaraan, hingga potensi macet menjadi perhatian utama para wali murid.

Fatoni, salah satu orang tua siswa kelas 7 asal Pasar Lama, menolak tegas rencana pemindahan tersebut. Ia menilai lokasi sekolah yang sekarang sudah sangat strategis dan punya nilai sejarah panjang yang tak boleh digusur begitu saja demi pembangunan gedung parkir.

“Menurut saya kurang setuju, karena tempatnya sudah strategis. Anak sekolah sudah di sini, jangan terlalu jauh. Tempat lain saja untuk lahan parkir, cari tempat lain,” ujar Fatoni, Senin, 31 Agustus 2026.

Selain urusan jarak, Fatoni mengkhawatirkan arus lalu lintas di kawasan Ciracas yang terkenal padat, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah. Belum lagi, ia menilai kondisi fisik bangunan SMPN 4 saat ini masih sangat layak pakai.

Berbeda dengan Fatoni, Wahyu, wali murid lainnya yang berdomisili di Ciracas, justru mendukung langkah Pemkot Serang. Menurutnya, pemindahan ini bisa jadi kesempatan bagi sekolah untuk mendapatkan lahan yang lebih luas.

“Kalau sudah jadi keputusan pemerintah, tentu sudah dipikirkan yang terbaik. Di lokasi sekarang kan kurang luas. Mudah-mudahan di tempat baru sarananya lebih lengkap,” tutur Wahyu.

Menanggapi riak di kalangan wali murid, Kepala SMPN 4 Kota Serang, M. Mukti Mulyana, memilih bersikap netral. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), pihaknya siap menjalankan apa pun keputusan pemerintah daerah. Ia juga mewanti-wanti para siswanya agar tidak terdistraksi oleh rumor relokasi yang belum pasti dan tetap fokus belajar seperti biasa.

“Kami ini abdi negara, di mana saja harus siap kerja sesuai tugas pokok. Anak-anak fokus belajar saja dan tetap santun kepada semua orang,” kata Mukti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....