Jumlah Siswa Melonjak, Dindikbud Kota Serang Usul Tambah SMP di Taktakan
- 14 Agt 2026 11:22 WIB
- Banten
Poin Utama
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang akan menambah unit SMP negeri baru di Kecamatan Taktakan untuk mengakomodasi lonjakan lulusan sekolah dasar.
- Dua sekolah menengah pertama negeri yang ada saat ini yaitu SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 12 dinilai sudah tidak memiliki daya tampung yang memadai.
- Pertumbuhan jumlah calon siswa setiap tahunnya di Kecamatan Taktakan tidak sebanding dengan kapasitas sekolah negeri yang tersedia.
RRI.CO.ID, Serang - Lonjakan jumlah lulusan sekolah dasar di Kecamatan Taktakan membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang merasa perlu menambah unit SMP negeri baru. Pasalnya, sampai saat ini daya tampung di wilayah tersebut hanya ditopang oleh dua sekolah negeri.
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri mengungkapkan, dua sekolah yang ada saat ini adalah SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 12. Jumlah tersebut dinilai sudah tidak sebanding dengan pertumbuhan calon siswa setiap tahunnya.
"Taktakan itu cuma ada dua SMP negeri, SMP 6 sama SMP 12. Saya kira harus ditambah satu sekolah lagi di sana untuk menampung lulusan SD yang mau masuk jenjang SMP," kata Ahmad Nuri kepada RRI, Jumat, 14 Agustus 2026.
Nuri menjelaskan, solusi untuk mengatasi kepadatan siswa di jenjang SMP berbeda dengan tingkat SD. Untuk sekolah dasar di beberapa titik padat seperti TBL dan Cilampang, pihaknya masih bisa mengatasinya lewat penambahan ruang kelas baru.
Berdasarkan data Dindikbud, jumlah murid di TBL kini hampir menembus 600 siswa, sedangkan di Cilampang sudah mendekati angka 1.000 siswa. Nuri menilai, membangun ruang kelas jauh lebih cepat mengejar kebutuhan ketimbang mendirikan Unit Sekolah Baru (USB).
"Kalau penambahan ruang kelas, misalkan di satuan pendidikan jenjang SD, kita bisa lakukan secara cepat. Tapi kalau mendirikan USB itu enggak mudah, pertama harus ada lahannya yang cukup, terus juga anggarannya," kata Nuri.
Selain rencana penambahan sekolah di Taktakan, Dindikbud Kota Serang saat ini juga gencar melakukan pemetaan ulang. Sebab, ketimpangan jumlah murid masih terjadi cukup mencolok. Ada sekolah yang kebanjiran murid sampai over kapasitas, tapi ada juga yang justru krisis pendaftar.
Akibat ketimpangan ini, Dindikbud terpaksa melakukan penggabungan atau merger sekolah. Dari total 221 SD negeri yang ada di Kota Serang sebelumnya, kini jumlahnya berkurang menjadi 219 sekolah.
Nuri menegaskan, pemetaan ini krusial agar kebijakan anggaran ke depan tepat sasaran. Wilayah yang darurat butuh bangunan baru seperti Taktakan bisa diprioritaskan, sementara sekolah yang kelebihan kapasitas cukup disuntik penambahan ruang kelas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....