Niat Ratakan Lahan, Bangunan SDN Jiput 4 Terancam Longsor

  • 24 Agt 2026 07:03 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Rencana perataan bukit untuk lapangan upacara di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jiput 4, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang berujung pada ancaman bencana longsor. Galian tanah yang terlalu dalam di sekitar area sekolah kini membahayakan struktur pondasi bangunan ruang kelas.

Kepala SDN Jiput 4, Ira Pujianti, menjelaskan bahwa inisiatif pematangan lahan tersebut bermula dari musyawarah bersama warga setempat pada pertengahan tahun 2025 lalu. Pemanfaatan lahan kosong seluas sekitar satu hektare tersebut awalnya direncanakan agar lingkungan sekolah memiliki area bermain serta lapangan upacara yang memadai.

"Karena saat itu lahan tidur berbukit atau tak beraturan jadi ingin ada pematangan lahan agar rata dan tujuannya ingin punya lapangan," ujar Ira, Minggu 23 Agustus 2026.

Ia menceritakan proses pengerukan tanah yang awalnya dilakukan secara manual akhirnya menggunakan alat berat atas usulan dan pengelolaan warga sekitar. Namun seiring berjalannya waktu, proses penggalian tanah galian tersebut justru dilakukan terlalu dalam hingga mendekati struktur pondasi bangunan sekolah.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran pihak sekolah karena berpotensi besar memicu longsor susulan jika tidak segera ditangani secara serius. "Saat itu penggalian sempat stop karena membuat banjir ke sekolah, kami enggak nyangka bakal begini karena penggaliannya dalam dan berpotensi menyebabkan longsor," katanya.

Pihak sekolah mengakui bahwa proyek pemerataan lahan tersebut dilakukan tanpa mengantongi izin resmi dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang. Akibat aktivitas pengerukan tanah tersebut, lingkungan sekolah kini dihadapkan pada risiko kerusakan fasilitas belajar akibat abrasi dan pergerakan tanah.

Pihak sekolah berharap segera mendapatkan perhatian serta penanganan darurat, seperti pembangunan tembok penahan tanah, demi keamanan para siswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....