Operasi ASAP Bea Cukai Banten Tertibkan 707 Penindakan
- 21 Agt 2026 17:54 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangerang - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten mencatatkan kinerja pengawasan yang masif melalui pelaksanaan Operasi Amankan Sumber Asal Penerimaan (ASAP) sepanjang periode berjalan tahun 2026. Rangkaian penindakan terpadu dari hulu hingga hilir tersebut berhasil menyelamatkan keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah.
Kepala Kanwil DJBC Banten, Ambang Priyonggo, memaparkan hingga pertengahan Agustus 2026, instansinya bersama unit vertikal telah melakukan 707 kali penindakan hukum. Total barang bukti yang diamankan dari operasi tersebut mencapai puluhan juta batang rokok ilegal dan ribuan liter minuman beralkohol.
"Hingga 15 Agustus 2026, Kantor Wilayah Bea Cukai Banten beserta unit vertikalnya telah melakukan 707 kali penindakan dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp143.949.300.000," ucap Ambang Priyonggo, Jumat 21 Agustus 2026.
Selain penindakan administratif, pihak Bea Cukai Banten menindaklanjuti temuan pelanggaran melalui jalur penyidikan formal serta penerapan mekanisme keadilan restoratif. Tercatat sembilan perkara masuk tahap penyidikan dengan sebagian di antaranya telah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan.
Pendapatan negara pun disebutnya turut diperoleh melalui penerapan mekanisme Ultimum Remedium sebagai bagian dari penegakan hukum yang berkeadilan. Langkah tegas ini disebutnya menunjukkan keseriusan instansinya dalam menindak pelaku pelanggaran di bidang cukai.
Pihak Bea Cukai membuka ruang seluas-luasnya bagi warga yang ingin melaporkan pelanggaran melalui layanan Bravo Bea Cukai. Setiap informasi dari masyarakat diharapkannya dapat berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keadilan pasar.
"Dengan semangat kolaborasi bersama seluruh elemen aparat penegak hukum serta masyarakat, Bea Cukai Banten berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum guna mencegah peredaran barang ilegal," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....