Lebak Niaga Dorong Ketahanan Pangan dan Tingkatkan PAD

  • 19 Agt 2026 07:49 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Kabupaten Lebak terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui keberadaan RMU Lebak Niaga yang dikelola Perseroda Lebak Niaga untuk mengolah hasil pertanian, khususnya gabah petani lokal, menjadi beras.

Bupati Kabupaten Lebak, Mochammad Hasbi Asyidiqi Jayabaya, mengatakan keberadaan RMU Lebak Niaga saat ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung ketahanan pangan daerah. Pengembangan RMU tersebut tidak terlepas dari penyertaan modal yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Perseroda Lebak Niaga. “Keberadaan RMU Lebak Niaga ini kita harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” kata Hasbi, Selasa,18Agustus 2026.

Ia menjelaskan, dukungan permodalan menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kemampuan perusahaan untuk mengembangkan kegiatan usaha pengolahan hasil pertanian. Hasbi mengakui permintaan terhadap beras hasil produksi Lebak Niaga saat ini sudah cukup tinggi.

Namun, kemampuan produksi perusahaan masih terbatas sehingga pemasaran baru dapat difokuskan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Kabupaten Lebak. “Permintaan pasar terhadap beras produksi Lebak Niaga saat ini sudah sangat tinggi. Tetapi kemampuan kita masih sebatas untuk memenuhi kebutuhan di daerah Lebak,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Lebak Niaga untuk terus meningkatkan kapasitas produksi pada masa mendatang. Saat ini, pemerintah daerah bersama Lebak Niaga masih berupaya memenuhi kebutuhan beras di dalam daerah, termasuk permintaan dari sejumlah perusahaan swasta yang berada di wilayah Kabupaten Lebak.

Pemenuhan kebutuhan pasar lokal tersebut dinilai penting sebelum perusahaan memperluas pemasaran beras produksi Lebak Niaga ke wilayah lain. Hasbi optimistis peningkatan kualitas dan produksi beras lokal akan membuat produk Lebak Niaga mampu bersaing dengan beras yang berasal dari daerah lain. “Kalau produksi dan kualitas terus kita tingkatkan, saya optimistis beras Lebak Niaga mampu bersaing dengan beras dari daerah lain,” kata Hasbi.

Ia menilai, keberhasilan pengembangan usaha tersebut nantinya tidak hanya memberikan manfaat bagi petani, tetapi juga berpotensi meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lebak. Hasbi berharap pengelolaan Lebak Niaga dapat dilakukan secara profesional sehingga perusahaan daerah tersebut mampu berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Direktur Perseroda Lebak Niaga, Ilham Akbar, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan produksi beras yang bersumber dari gabah kering pungut (GKP) petani Lebak. Peningkatan produksi harus dilakukan secara bersama-sama dengan petani karena ketersediaan bahan baku menjadi salah satu faktor utama dalam keberlangsungan produksi RMU Lebak Niaga.

Salah satu rencana yang akan dilakukan adalah membangun kerja sama dengan petani dalam penyediaan berbagai kebutuhan produksi pertanian. “Ke depan kami akan melakukan kerja sama dengan petani, mulai dari penyediaan bibit, pupuk, dan kebutuhan lainnya untuk mendukung peningkatan produksi,” ujar Ilham.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian kepada petani sekaligus membantu meningkatkan produktivitas gabah yang dihasilkan di tingkat lahan. Dengan meningkatnya produksi GKP petani, pasokan bahan baku untuk RMU Lebak Niaga juga diharapkan menjadi lebih terjamin.

Ilham mengatakan peningkatan pasokan tersebut akan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kapasitas produksi beras Lebak Niaga. “Harapannya, kerja sama ini bisa meningkatkan produksi RMU Lebak Niaga dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” katanya.

Penguatan kerja sama antara pemerintah daerah, Perseroda Lebak Niaga, dan petani dinilai menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih kuat di Kabupaten Lebak. Dengan produksi yang meningkat dan pasar yang semakin luas, Lebak Niaga diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD Kabupaten Lebak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....