TMMD 2026 di Lebak Akan Buka Akses Menuju Situs Cibedug

  • 22 Sep 2026 11:14 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026 akan dilaksanakan mulai 13 Oktober 2026 di Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.
  • Sasaran utama TMMD 2026 adalah membuka dan mengeraskan akses jalan menuju Kampung Cibedug termasuk akses menuju Situs Cibedug.
  • Pemilihan lokasi dilakukan setelah peninjauan dan sinkronisasi bersama Pemkab Lebak, khususnya Dinas Pekerjaan Umum, karena lokasi tersebut telah menjadi sasaran pembukaan jalan sebelumnya.

RRI.CO.ID, Lebak – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026 di Kabupaten Lebak akan dilaksanakan mulai 13 Oktober 2026 di Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber. Salah satu sasaran utama kegiatan tersebut adalah membuka dan mengeraskan akses jalan menuju wilayah Kampung Cibedug, termasuk akses menuju Situs Cibedug.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0603 Lebak, Kapten Inf. Makmun mengatakan, pemilihan Desa Citorek Barat sebagai lokasi TMMD dilakukan setelah adanya peninjauan dan sinkronisasi bersama Pemerintah Kabupaten Lebak, khususnya Dinas Pekerjaan Umum. Menurutnya, lokasi tersebut dipilih karena sebelumnya telah menjadi sasaran pembukaan jalan.

"Karena memang di sana sudah pernah kita laksanakan pembukaan jalan sepanjang 3,4 km," ujarnya saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Selasa, 22 September 2026.

Makmun menjelaskan, pembukaan dan pengerasan akses jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat menuju kawasan Situs Cibedug. Sebelum adanya akses yang memadai, warga menghadapi kesulitan ketika membawa orang sakit maupun ibu yang hendak melahirkan dari wilayah tersebut.

Dalam TMMD 2026, sasaran fisik berupa pengerasan jalan direncanakan sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar tiga meter. Jalan tersebut ditargetkan dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga mempermudah mobilitas warga maupun akses antarwilayah.

Selain akses jalan, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Menurut Tri Makmun, salah satu indikator keberhasilan program adalah semakin lancarnya perputaran perekonomian masyarakat di wilayah sasaran, termasuk distribusi hasil panen dan masuknya barang hingga ke wilayah pelosok.

"Program ini sangat-sangat mengedepankan untuk menambahnya atau mempermudah roda perputaran perekonomian dari mulai tingkat pedesaan sampai dengan tingkat kecamatan," katanya.

Ia menambahkan, rencana pembangunan akses tersebut juga berkaitan dengan pengembangan akses menuju wilayah lain. Jalan yang dikerjakan diharapkan dapat menjadi bagian dari akses lanjutan menuju Kecamatan Cigemblong yang direncanakan pada 2027. Dengan demikian, waktu tempuh masyarakat dari wilayah Cibeber menuju akses lainnya diharapkan dapat lebih singkat.

Ia juga mengatakan masyarakat juga berharap pengerasan jalan dapat dilakukan hingga seluruh akses menuju lokasi yang dibutuhkan. Namun, pelaksanaan tetap dilakukan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan program. Ia berharap hasil TMMD dapat dijaga bersama sehingga manfaat pembangunan tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....