Irigasi Kasemen Diserbu Sampah Kiriman, BBWS C3 Turun Tangan

  • 08 Agt 2026 10:52 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Saluran irigasi Sukadana di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, kembali dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga.
  • Sampah yang mencemari saluran irigasi bukan hanya berasal dari warga lokal, melainkan juga sampah kiriman dari kawasan hulu Pamarayan yang terbawa arus.
  • Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian menggelar kegiatan pembersihan Daerah Irigasi Ciujung pada Jumat, 7 Agustus 2026.

RRI.CO.ID, Serang – Saluran irigasi Sukadana di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, kembali dijejali tumpukan sampah. Usut punya usut, limbah rumah tangga ini rupanya bukan cuma diproduksi warga lokal, melainkan sampah kiriman yang terbawa arus dari kawasan hulu Pamarayan.

Kondisi tersebut terungkap saat giat pembersihan Daerah Irigasi Ciujung yang digelar Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3), Jumat, 7 Agustus 2026.

Kepala BBWS C3, Dedi Yudha Lesmana menjelaskan, aliran air yang deras dari jaringan irigasi Pamarayan Baru membawa tumpukan sampah hingga akhirnya tersangkut di wilayah Serang.

"Di sungai Sukadana ini sampah mengalir dari irigasi Pamarayan sampai ke Serang. Sampah yang dibuang di hulu akhirnya mengendap di hilir," ujar Dedi.

"Setitik sampah dibuang di atas, dampaknya bisa sampai ke Kasemen. Makanya pembersihan ini tidak bisa cuma sepotong-sepotong, harus dari hulu ke hilir," katanya.

Pembersihan yang dipusatkan di Daerah Irigasi Ciujung Primer Barat, Kelurahan Kasunyatan, ini merupakan bagian dari Gerakan Irigasi Bersih yang digelar serentak oleh Kementerian Pekerjaan Umum menyambut HUT ke-81 RI.

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU, Arnold A.P. Ritiauw menegaskan, kebersihan saluran air berbanding lurus dengan kualitas pangan dan pasokan air bersih warga.

"Perlu diingat, ini menyangkut jaminan air baku buat masyarakat dan irigasi sawah. Kalau airnya bersih, pengelolaan air minum oleh kawan-kawan Cipta Karya jauh lebih mudah," kata Arnold.

Selain mengancam ketersediaan air baku, Arnold menyebut tumpukan sampah di saluran irigasi menjadi bom waktu saat musim hujan tiba.

"Kalau irigasi tersumbat sampah, air bakal meluap dan memicu banjir. Belum lagi potensi pencemaran zat berbahaya," kata Arnold.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....