Kenali Gejala Zoonosis sejak Dini

  • 06 Agt 2026 15:01 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Mengenali gejala penyakit zoonosis sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi serius. Penyakit yang ditularkan dari hewan kepada manusia ini memiliki gejala yang beragam sesuai dengan jenis infeksi yang menyerang tubuh.

Kepala Instalasi Rawat Jalan RSUD Cilegon, Rose Morisca Baharuddin, menjelaskan gejala zoonosis berbeda-beda tergantung sumber penularannya. Pada rabies misalnya, penderita dapat mengalami demam serta produksi air liur yang berlebihan. Sementara pada antraks, gejala dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan yang berat.

"Gejalanya berdasarkan jenis penyakitnya. Kalau rabies bisa demam dan air liur berlebihan. Kalau antraks dapat menyebabkan sesak napas karena menyerang saluran pernapasan," kata Rose dalam program Banten Menyapa bersama RRI Pro 1 banten, Kamis, 6 Agustus 2026.

Selain itu, leptospirosis akibat paparan urin tikus juga dapat memicu demam, gangguan pernapasan hingga kerusakan organ apabila tidak segera diobati. Sementara infeksi akibat konsumsi pangan yang terkontaminasi dapat menyebabkan gangguan saluran cerna berupa mual, muntah, hingga dehidrasi berat.

Menurut dr. Rose, masyarakat juga harus berhati-hati terhadap kebiasaan mengonsumsi makanan berbahan hewani yang tidak dimasak hingga matang. Produk pangan seperti daging mentah atau olahan yang belum matang berpotensi menjadi media penularan penyakit apabila berasal dari hewan yang terinfeksi.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, terutama dengan mengendalikan keberadaan tikus dan memastikan kandang hewan peliharaan tetap bersih. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu menurunkan risiko penularan penyakit secara signifikan.

Di sisi lain, pemilik hewan juga diminta rutin memeriksakan kesehatan hewan peliharaan serta memberikan vaksin sesuai anjuran dokter hewan. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam memutus rantai penularan zoonosis dari sumbernya.

"Yang paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan, melakukan pemeriksaan kesehatan hewan peliharaan, dan bagi yang memiliki risiko tinggi dapat melakukan vaksinasi agar penularan penyakit bisa dicegah," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....