Wisata Anyer-Carita Masih Aman, BPBD Minta Wisatawan Tetap Waspada

  • 15 Jul 2026 12:55 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • BPBD Provinsi Banten memastikan kawasan wisata Pantai Anyer, Carita, dan Tanjung Lesung tetap aman dikunjungi meski Gunung Anak Krakatau berstatus Level III Siaga.
  • Nelayan masih dapat melaut dengan memperhatikan radius aman 3 hingga 5 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau sesuai rekomendasi PVMBG.
  • Pemerintah telah memasang rambu jalur evakuasi dan titik kumpul dari wilayah Merak hingga Sumur sebagai upaya mitigasi bencana di kawasan pesisir barat Banten.

RRI.CO.ID, Serang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memastikan aktivitas wisata di kawasan Pantai Anyer, Carita hingga Tanjung Lesung masih aman untuk dikunjungi meski status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga). Namun, masyarakat dan wisatawan diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dengan memantau informasi resmi dari instansi berwenang.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin mengatakan, hingga saat ini belum ada larangan bagi masyarakat untuk berwisata di kawasan pesisir barat Banten. Menurutnya, aktivitas masyarakat masih dapat berlangsung selama tetap mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan.

"Silakan masyarakat tetap berwisata ke Anyer, Carita maupun Tanjung Lesung. Insyaallah masih aman selama informasi dari PVMBG terus dipantau dan diperbarui secara berkala. Yang penting tetap waspada dan mengikuti informasi resmi," kata Lutfi, Rabu, 15 Juli 2026.

Ia menjelaskan, nelayan juga masih dapat melaut dengan tetap memperhatikan radius aman yang telah ditentukan. Nelayan maupun masyarakat diimbau tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 sampai 5 kilometer dari kawah aktif sesuai rekomendasi yang berlaku.

"Silakan nelayan tetap mencari rezeki, tetapi jaga radiusnya. Begitu juga masyarakat yang ingin berwisata, silakan berwisata, namun tetap waspada dan terus memantau informasi resmi," ucap Lutfi.

Lutfi mengingatkan, kewaspadaan dapat dilakukan dengan cara sederhana, seperti rutin memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui kanal resmi PVMBG maupun BPBD.

"Sekarang hampir semua orang memiliki telepon genggam. Jadi sambil berwisata tetap pantau informasi kebencanaan melalui kanal resmi agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar," ujarnya.

Selain itu, BPBD Provinsi Banten juga mengimbau wisatawan untuk mengenali jalur evakuasi yang telah tersedia di sepanjang kawasan pesisir barat Banten. Menurut Lutfi, pemerintah telah memasang rambu jalur evakuasi serta titik kumpul mulai dari wilayah Merak hingga Sumur sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

"Bagi wisatawan yang datang ke Anyer dan sekitarnya, sambil menikmati liburan sebaiknya kenali juga lokasi titik kumpul dan jalur evakuasi. Itu penting sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat," ucapnya.

Lutfi juga mengajak masyarakat untuk tidak panik menghadapi peningkatan status Gunung Anak Krakatau. Menurutnya, yang terpenting adalah tetap tenang, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengikuti arahan dari pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....