Warung Jaud Rampungkan 154 Pembangunan Jamban Lewat Kolaborasi Donatur
- 27 Jul 2026 05:46 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Kelurahan Warung Jaud menuntaskan seluruh usulan pembangunan jamban bagi warganya melalui kolaborasi pemerintah, lembaga sosial, dan para donatur. Capaian tersebut menjadi satu-satunya yang telah memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan jamban di Kecamatan Kasemen.
Berdasarkan data Tim STBM Lensa Kecamatan Kasemen, sebanyak 154 usulan pembangunan jamban di Kelurahan Warung Jaud telah direalisasikan. Rinciannya, 152 unit dibangun melalui bantuan Dompet Dhuafa dan dua unit lainnya berasal dari bantuan dosen Universitas Faletehan.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, percepatan pembangunan jamban tidak hanya mengandalkan pemerintah daerah. Berbagai pihak dilibatkan agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi lebih cepat tanpa bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Saat ini kami bekerja sama dengan Dompet Dhuafa. Sebagian juga dilakukan secara mandiri oleh pihak kecamatan yang membuat program dan mengumpulkan para pengusaha. Yang mandiri itu dibangun dari bantuan yang dihimpun kecamatan," katanya, Minggu, 26 Juli 2026.
Menurut Budi, pola pendanaan tersebut diterapkan agar pembangunan jamban dapat berjalan lebih cepat sekaligus mengurangi praktik buang air besar sembarangan (BABS) di Kota Serang. "Jadi program pembangunan jamban ini semuanya tanpa APBD. Ada yang bantuan dari Dompet Dhuafa, dari donatur kecamatan, dan Alhamdulillah saya pribadi juga ikut membantu supaya percepatan pembangunan ini bisa berdampak langsung untuk masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, sejumlah kelurahan lain masih memiliki kebutuhan pembangunan jamban yang cukup tinggi. Kelurahan Terumbu masih mencatat 554 usulan, namun baru 26 unit yang terealisasi. Kelurahan Margaluyu memiliki 388 usulan dengan realisasi 39 unit, sedangkan Kelurahan Banten mencatat 319 usulan dan baru 14 unit yang selesai dibangun.
Data yang sama juga menunjukkan Kelurahan Kasunyatan memiliki 196 usulan dengan realisasi 15 unit, Kelurahan Kasemen sebanyak 181 usulan dengan realisasi satu unit, Kelurahan Bendung 128 usulan dengan realisasi empat unit, Kelurahan Kilasah 71 usulan dengan realisasi satu unit, serta Kelurahan Sawah Luhur masih memiliki 43 usulan yang belum seluruhnya terpenuhi. Adapun di Kelurahan Masjid Priyayi, dari 98 usulan pembangunan jamban, sebanyak 69 unit telah direalisasikan.
Camat Kasemen Sugiri mengatakan, pemenuhan akses sanitasi masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan. Dari sekitar 2.150 warga yang sebelumnya belum memiliki jamban, sekitar 200 unit telah berhasil dibangun sehingga masih tersisa sekitar 1.900 warga yang membutuhkan bantuan.
"Yang paling banyak itu di Kelurahan Terumbu, ada sekitar 554 warga yang belum mempunyai jamban. Kami masih mencari mitra baru agar pembangunan jamban bisa berlanjut di delapan kelurahan lainnya," kata Sugiri.
Ia berharap dukungan dari lembaga sosial, perusahaan, dan para donatur terus bertambah sehingga kebutuhan jamban di wilayah yang belum terpenuhi dapat segera diselesaikan dan target lingkungan bebas buang air besar sembarangan dapat tercapai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....