Populasi Ayam Pedaging Lebak Capai 39 Juta Ekor

  • 26 Jul 2026 12:48 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID,Lebak - Populasi ternak ayam di Kabupaten Lebak masih didominasi ayam ras pedaging dengan jumlah mencapai 39.388.986 ekor berdasarkan data sementara tahun 2025. Selain ayam ras pedaging, populasi ayam ras petelur tercatat sebanyak 2.561.188 ekor, sedangkan ayam buras mencapai 530.089 ekor.

Sekretaris Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, Iman Nurzaman, mengatakan perkembangan usaha peternakan ayam di Kabupaten Lebak terus menunjukkan tren yang positif. Sektor peternakan unggas menjadi salah satu penopang penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

"Populasi ternak ayam di Kabupaten Lebak masih didominasi ayam ras pedaging. Kondisi ini menunjukkan sektor peternakan unggas memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah," ujar Iman di Lebak, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ia menjelaskan, usaha peternakan ayam berkembang di berbagai wilayah Kabupaten Lebak. Sentra peternakan ayam tersebar di Kecamatan Cimarga, Sajira, Curugbitung, Leuwidamar, serta sejumlah kecamatan lain yang memiliki potensi pengembangan usaha peternakan.

Keberadaan sentra peternakan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya produksi daging unggas di Kabupaten Lebak. Berdasarkan data Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, produksi daging ayam ras pedaging mencapai 44.193.579 kilogram per tahun.

Produksi daging ayam buras tercatat sebesar 239.595 kilogram. Sedangkan produksi daging ayam ras petelur afkir atau yang sudah tidak produktif mencapai sekitar 12.795 kilogram.

Secara keseluruhan, total produksi daging dari seluruh jenis ternak di Kabupaten Lebak mencapai 46.823.802 kilogram. Selain produksi daging, sektor peternakan unggas juga memberikan kontribusi besar terhadap produksi telur.

Ayam ras petelur menjadi penyumbang terbesar dengan produksi telur mencapai 36.345.644 kilogram. Produksi telur ayam buras tercatat sebanyak 2.012.232 kilogram.

Sementara produksi telur itik mencapai 3.422.660 kilogram, telur itik manila sebanyak 173.544 kilogram, dan telur burung puyuh mencapai 21.325 kilogram. Secara keseluruhan, total produksi telur seluruh jenis unggas di Kabupaten Lebak mencapai 41.975.405 kilogram.

"Produksi daging dan telur di Kabupaten Lebak terus didukung oleh keberadaan peternak yang tersebar di berbagai wilayah. Kami terus berupaya meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil peternakan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Iman.

Capaian tersebut menunjukkan sektor peternakan unggas di Kabupaten Lebak terus berkembang dari tahun ke tahun. Pemerintah daerah juga terus memberikan perhatian melalui berbagai program pembinaan kepada para peternak.

Pembinaan yang dilakukan saat ini difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis budidaya serta pengelolaan usaha peternakan. "Melalui pembinaan tersebut, kami berharap peternak dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, produktivitas, serta menerapkan budidaya yang baik sehingga usaha peternakan di Kabupaten Lebak semakin berkembang," ucap Iman.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperkuat sektor peternakan melalui pendampingan kepada para peternak di berbagai wilayah. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi daging dan telur sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Kami akan terus mendorong penguatan sektor peternakan melalui pendampingan kepada peternak agar produksi daging dan telur di Kabupaten Lebak terus meningkat serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan pasar," ujar Iman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....