Uji Coba Wisata Gunung Gedor Dibatasi Maksimal 60 Tenda

  • 22 Jul 2026 08:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Kawasan wisata Gunung Gedor di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, selama masa uji coba hanya menampung 50 hingga 60 tenda untuk aktivitas camping. Pembatasan kapasitas dilakukan guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung sekaligus mengukur daya dukung kawasan sebelum destinasi wisata alam tersebut dibuka secara resmi.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi, mengatakan aktivitas camping sudah berjalan meski peluncuran resmi belum dilakukan. Selama masa uji coba, pengelola hanya menyediakan ruang bagi sekitar 50 hingga 60 tenda.

"Camping-camp-nya sudah berjalan walaupun secara launching kita belum, masih uji coba dulu. Sudah banyak juga yang request, waiting list untuk yang berkamping ke sana," kata Zeka saat ditemui di Puspemkot Serang, Selasa, 21 Juli 2026.

Menurutnya, pembatasan jumlah tenda merupakan bagian dari evaluasi awal untuk mengetahui kapasitas ideal kawasan. Selain menjaga kenyamanan pengunjung, kebijakan tersebut juga bertujuan memastikan aktivitas wisata tidak mengganggu kondisi lingkungan.

Masyarakat yang ingin berkemah dapat melakukan pemesanan melalui pengelola di tingkat kelurahan. Pengelolaan destinasi saat ini masih sepenuhnya dilakukan oleh warga bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Zeka menjelaskan, konsep pengembangan Gunung Gedor mengedepankan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah berperan memberikan pendampingan, sedangkan pengelolaan operasional dilakukan langsung oleh warga agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat sekitar.

"Kita hanya pendampingan saja. Pengelolaannya dilakukan masyarakat dan Pokdarwis supaya ekonomi dari wisata ini bisa tumbuh," ujarnya.

Selain mengelola kawasan wisata, masyarakat juga bergotong royong memperbaiki akses menuju Gunung Gedor. Bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan, warga melebarkan jalan agar kendaraan lebih mudah menjangkau lokasi perkemahan.

"Masyarakatnya luar biasa, sudah melebarkan jalan dengan dibantu camat dan lurahnya. Kita hanya mengarahkan. Karena masyarakatnya welcome dan Pokdarwis-nya paham, ekonomi dari wisata ini akan tumbuh," ucapnya.

Saat ini Disparpora Kota Serang bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) masih menyelesaikan uji potensi kawasan. Kajian tersebut mencakup aspek keselamatan, daya dukung lingkungan, serta peluang penerimaan daerah dari sektor pariwisata.

Selama tahap uji coba, tarif masuk maupun retribusi wisata belum diberlakukan. Penetapan tarif akan diputuskan setelah hasil kajian selesai dan Gunung Gedor dinyatakan siap beroperasi secara penuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....