Perumdam Tirta Kalimaya Pastikan Pasokan Air untuk Wilayah Lebak Normal
- 21 Jul 2026 14:15 WIB
- Banten
Poin Utama
- Perumdam Tirta Kalimaya memastikan ketersediaan air baku di Kabupaten Lebak masih dalam kondisi normal menghadapi musim kemarau.
- Pemantauan terhadap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terus dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi kepada pelanggan.
- Kepala Bagian Pengoperasian Erwin Setiadji menyatakan, sumber air baku yang dikelola perusahaan masih mencukupi meskipun ada beberapa titik yang menjadi perhatian.
RRI.CO.ID, Lebak – Perumdam Tirta Kalimaya memastikan kondisi ketersediaan air baku di Kabupaten Lebak masih dalam keadaan normal menghadapi musim kemarau. Pemantauan terhadap sejumlah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terus dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi kepada pelanggan.
Kepala Bagian Pengoperasian Perumdam Tirta Kalimaya, Erwin Setiadji mengatakan, hingga saat ini kondisi sumber air baku yang dikelola perusahaan masih mencukupi. Meski terdapat beberapa titik yang menjadi perhatian, kondisi distribusi air masih berjalan dengan baik.
Ia menjelaskan, Perumdam Tirta Kalimaya memiliki beberapa instalasi dan SPAM yang terus dipantau, salah satunya SPAM Kalang Anyar di Cabang Warunggunung yang menjadi salah satu titik yang perlu mendapat perhatian saat kondisi tertentu.
“Pada saat ini alhamdulillah kondisi Perumdam Tirta Kalimaya khususnya untuk air baku kita masih normal-normal. Kita juga terus mengontrol instalasi-instalasi SPAM yang ada,” ujar Erwin saat dialog Banten Menyapa bersama RRI Pro 1 Banten, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurutnya, salah satu langkah antisipasi yang dilakukan ketika terjadi penurunan debit air adalah melakukan pengerukan maupun pembendungan sementara agar air dapat masuk ke saluran intake. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pengolahan dan distribusi air.
Ia menjelaskan, kendala pada SPAM Kalang Anyar tidak hanya terjadi saat musim kemarau, tetapi juga dapat dipengaruhi kondisi lain seperti kegiatan pemeliharaan pintu Bendungan Pamarayan yang berdampak pada aliran Sungai Ciujung.
“Antisipasinya kita lakukan pertama koordinasi dengan pihak bendungan, kemudian langkah internal dengan melakukan pengerukan ataupun pengurasan saluran intake agar air yang surut tersebut bisa masuk,” katanya.
Erwin menambahkan, hingga saat ini Perumdam Tirta Kalimaya belum menggunakan sumber air cadangan karena sumber air baku yang tersedia masih mencukupi. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus terjaga sehingga pelayanan air kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....