Perumdam Tirta Kalimaya Siapkan Strategi Hadapi Kemarau

  • 21 Jul 2026 13:06 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Perumdam Tirta Kalimaya menghadapi musim kemarau dengan strategi pengamanan sumber air baku dan pengendalian kebocoran jaringan untuk menjaga kualitas layanan air di Lebak.
  • Kepala Bagian Pengoperasian Erwin Setiadji menekankan pentingnya menjaga sumber air baku dan menekan kehilangan air untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga.
  • Manajemen distribusi pelanggan dilakukan secara efisien untuk memastikan layanan air bagi masyarakat Kabupaten Lebak tetap optimal selama musim kemarau.

RRI.CO.ID, Lebak – Menghadapi musim kemarau, Perumdam Tirta Kalimaya menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga ketersediaan dan kualitas layanan air bagi masyarakat Kabupaten Lebak. Langkah tersebut dilakukan mulai dari pengamanan sumber air baku hingga pengendalian kebocoran jaringan.

Kepala Bagian Pengoperasian Perumdam Tirta Kalimaya, Erwin Setiadji mengatakan, strategi menghadapi musim kemarau dilakukan dengan menjaga sumber air baku dan menekan kehilangan air. Selain itu, Perumdam juga mengelola kebutuhan pelanggan agar distribusi tetap terjaga.

Ia menjelaskan, pengamanan sumber air baku dilakukan melalui pemantauan debit sungai, mata air, dan bendungan secara rutin. Perusahaan juga menyiapkan sumber alternatif apabila terjadi kondisi kritis pada sumber air utama.

“Langkah strategi Perumdam dalam menghadapi musim kemarau pertama kita melakukan pengamanan sumber air baku, yaitu dengan inventarisasi dan pemantauan debit dengan pengecekan rutin debit sungai, mata air dan bendungan,” ujar Erwin dalam program Banten Menyapa RRI Banten, Selasa, 21 Juli 2026.

Selain menjaga sumber air, Perumdam Tirta Kalimaya juga melakukan upaya mengurangi tingkat kehilangan air akibat kebocoran jaringan. Salah satu fokusnya dilakukan melalui zona Non Revenue Water (NRW) atau wilayah yang rawan mengalami kebocoran.

Menurut Erwin, pengendalian tekanan air juga menjadi perhatian karena tekanan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pipa mengalami kerusakan, sementara tekanan rendah dapat mengganggu pelayanan kepada pelanggan.

“Kemudian kami melakukan kampanye hemat air, seperti jangan menyiram halaman setiap hari dan menggunakan air seperlunya,” katanya.

Ia menambahkan, dari sisi operasional, Perumdam juga melakukan perawatan instalasi pengolahan air (IPA) untuk menjaga kualitas air. Pemeliharaan dilakukan secara rutin agar proses pengolahan tetap berjalan dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....