Bank Sampah Dorong Perubahan Mengelola Sampah
- 18 Jul 2026 17:58 WIB
- Banten
Poin Utama
- Helda Fachri, pendiri Bank Sampah Jaya DanaKitri, mendorong masyarakat untuk mengubah pola pengelolaan sampah dari membuang menjadi memilah dan memanfaatkan kembali.
- Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan meningkatkan risiko bencana ekologi.
- Bank sampah adalah solusi efektif untuk mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pemilahan sejak dari sumber.
RRI.CO.ID, Serang – Pendiri Bank Sampah Jaya DanaKitri, Helda Fachri, mengajak masyarakat mengubah pola pengelolaan sampah dari kebiasaan membuang menjadi memilah dan memanfaatkan kembali. Helda mengatakan, sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai persoalan lingkungan, mulai dari pencemaran hingga meningkatnya risiko bencana ekologi.
Ia menjelaskan, konsep bank sampah menjadi salah satu solusi untuk mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Melalui pemilahan sejak dari sumber, masyarakat dapat mengurangi sampah sekaligus memperoleh manfaat ekonomi.
"Sampah itu harus menjadi sumber daya yang memberikan manfaat kepada kita, bukan lagi menjadi bencana-bencana ekologi seperti sekarang ini," ujarnya dalam program GREEN RADIO bersama RRI Pro 1 Banten, Sabtu, 18 Juli 2026.
Helda menilai perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan sampah. Ia mendorong agar pengelolaan sampah dimulai dari rumah tangga, sekolah, perkantoran, hingga pusat aktivitas masyarakat lainnya.
Menurutnya, kebiasaan membuang sampah secara tercampur membuat proses pengelolaan menjadi lebih sulit dan meningkatkan beban lingkungan. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang.
Lebih lanjut Helda juga menyoroti pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam pengelolaan sampah. Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dinilai harus membangun kolaborasi agar persoalan sampah dapat ditangani secara menyeluruh.
Ia menegaskan, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban setiap individu. Menurutnya, kebiasaan kecil seperti memilah sampah dari rumah dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan.
Helda berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan. Ia menilai perubahan pola pikir masyarakat menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
"Membuang sampah sejak dari sumber adalah bagian dari tanggung jawab kita semua," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....