Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Wisata Anyer Tetap Aman Dikunjungi

  • 06 Jul 2026 05:33 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kabupaten Serang memastikan kondisi kawasan wisata Anyer dan Cinangka tetap aman dikunjungi pada masa libur sekolah. Kepastian tersebut disampaikan usai melakukan peninjauan ke Pos Pengamatan Gunung Api Krakatau di Pasauran, Kecamatan Cinangka, Minggu 5 Juli 2026.

Peninjauan dilakukan bersama unsur TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, serta petugas pemantau gunung api. Langkah ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan.

Wakil Bupati Serang Najib Hamas mengatakan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada status Level III atau Siaga. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengganggu aktivitas wisata di kawasan Anyer dan Cinangka.

Jarak kawasan wisata dengan pusat aktivitas gunung dinilai masih berada pada zona aman. Pemerintah terus memantau perkembangan aktivitas gunung secara berkala.

"Alhamdulillah hari ini kondisi Gunung Anak Krakatau dinyatakan aman untuk kawasan wisata Anyer dan Cinangka. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya informasi yang belum jelas serta selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, maupun BPBD," kata Wakil Bupati Serang Najib Hamas.

Ia juga mengajak wisatawan menikmati liburan dengan tetap tenang dan mematuhi arahan petugas. Menurutnya, pemerintah bersama seluruh instansi terkait terus berkoordinasi memantau perkembangan situasi.

Najib mengimbau wisatawan yang berlibur ke Anyer dan Cinangka untuk mempertimbangkan menginap di kawasan tersebut. Langkah itu diharapkan dapat mengurangi kepadatan arus kendaraan saat waktu kepulangan bersamaan.

Selain itu, wisatawan dapat menikmati destinasi dengan lebih nyaman. Pemerintah memastikan pemantauan kondisi dilakukan selama 24 jam.

Sementara itu, Pengamat Gunung Api Anak Krakatau dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pemantau Pasauran, Deny Mardiono, menjelaskan aktivitas vulkanik masih terus berlangsung. Hingga Minggu pagi masih terpantau tremor yang menunjukkan Gunung Anak Krakatau masih aktif.

Namun, aktivitas tersebut masih sesuai dengan status Level III atau Siaga. Radius bahaya tetap berada sejauh tiga kilometer dari pusat erupsi.

Deny menambahkan material vulkanik tidak akan mencapai kawasan wisata Anyer maupun Cinangka. Potensi abu vulkanik bergantung pada arah angin yang bertiup saat terjadi erupsi.

Secara visual, gunung masih mengeluarkan asap putih dengan tinggi sekitar lima hingga sepuluh meter dari kawah. Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi apabila terjadi perubahan aktivitas.

Pemerintah Kabupaten Serang menegaskan seluruh informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau akan disampaikan melalui kanal resmi. Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.

Sinergi antara pemerintah daerah, PVMBG, BPBD, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat. Dengan kondisi yang terkendali, sektor pariwisata di Anyer dan Cinangka diharapkan tetap berjalan aman selama musim liburan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....