Kemarau, DPRD Cilegon Ingatkan Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan

  • 15 Jul 2026 10:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon. Rizki mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menghindari pemborosan, mengingat musim kemarau berpotensi mengurangi ketersediaan air bersih di beberapa daerah.

Selain itu, warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan yang dapat memicu kebakaran. "Iya musim kemarau, ya terutama saya mengimbau kepada masyarakat Kota Cilegon, dalam menghadapi musim kemarau. Iya kita berharap kurangi yang menjadi Polusi di Kota Cilegon, terutama masyarakat yang mungkin, pada siang hari melakukan aktivitas bakar sampah, ini tolong dikurangi, sehingga tidak berdampak terhadap kebakaran di Kota Cilegon, terutama di tataran ilalang, sampah yang mudah terbakar dan lain sebagainya," ucap Rizki kepada wartawan, Rabu 15 Juli 2026.

Rizki juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan serta segera melaporkan kepada pemerintah atau petugas terkait apabila menemukan potensi kebakaran ataupun kesulitan memperoleh air bersih. "Kami juga kemarin mengapresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon, yang MoU dengan PLTU Suralaya unit 8. Semoga MoU yang dihasilkan akselerasi CSR (Corporate Social Responsibility) di Kota Cilegon, ini bisa diintegrasikan dengan kebutuhan masyarakat yang kesulitan air, sehingga bisa dilakukan pipanisasi dan sebagainya, sehingga masyarakat pada musim kemarau tidak kekurangan air," ujar Rizki.

Menurutnya, menghadapi musim kemarau diperlukan kerja sama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sehingga dampak kekeringan dapat diminimalkan. “Sejauh ini belum ada yang masuk ke DPRD, tetapi kita sudah melakukan miting potensial yang kira-kira mengalami kekurangan air, seperti di Cipala, Gunung Batur yang memang kesulitan akses air bersih," katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Cilegon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi menghadapi musim kemarau. Termasuk pemantauan wilayah rawan kekeringan dan kebakaran serta koordinasi dengan instansi terkait dalam upaya penanganan apabila terjadi keadaan darurat.

Masyarakat, kata dia diharapkan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG. Serta menerapkan langkah-langkah antisipasi guna menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan selama musim kemarau berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....